MetropostNews.com/Indramayu – Polisi menepis kabar adanya penganiayaan berupa penendangan oleh orang tak dikenal hingga membuat seorang remaja terjatuh dari motor di Jembatan Pecuk Indramayu.
Polisi menyebut, korban terjatuh karena mengalami kecelakaan.
“Kami luruskan, kejadian yang terjadi di Jembatan Pecuk itu karena kecelakaan,” ujar Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kapolsek Arahan AKP Sutrisno seperti dilansir dari laman Tribun Cirebon, Rabu (30/7/2025).
Video remaja terluka di Jembatan Pecuk ini diketahui viral di media sosial. Kejadian itu terjadi pada Selasa (29/7/2025).
Setelah ramai di media sosial, Polsek Arahan memerintahkan anggotanya untuk mengecek lokasi kejadian, termasuk meminta keterangan dari saksi-saksi.
Hasilnya, benar ada kejadian remaja terluka di Jembatan Pecuk. Namun, penyebab remaja itu terluka murni karena kecelakaan.
Korban awalnya mengendarai sepeda motor dengan cara berboncengan. Saat di Jembatan Pecuk, korban mengalami kecelakaan.
Sepeda motor korban diketahui bersenggolan dengan kendaraan lain hingga terjatuh. Saat korban terjatuh, warga setempat langsung memberikan pertolongan.
Hal tersebut diperkuat dengan keterangan saksi mata di lokasi kejadian. Carnoto (50) mengaku melihat langsung kejadian itu.
“Korban jatuh setelah sepeda motornya bersenggolan dengan pengendara lain. Kami langsung membantu bersama warga yang lain,” ujar dia.
Hal yang sama disampaikan oleh Capan (43). Ia juga mengaku ada di lokasi kejadian saat peristiwa itu terjadi.
“Tidak ada unsur kekerasan. Korban jatuh karena serempetan, dan mengalami luka di bagian pelipis serta lecet di tangan dan kaki,” katanya.
AKP Sutrisno menambahkan, dari keterangan itu pihak kepolisian memastikan kejadian yang viral di Jembatan Pecuk murni karena kecelakaan.
“Lebih lanjut, kami mengajak masyarakat untuk tidak langsung menyimpulkan suatu kejadian tanpa konfirmasi yang jelas. Bila terjadi sesuatu di lingkungan sekitar, segera sampaikan ke pihak kepolisian,” tegas AKP Sutrisno. ( Arrie T)
