METROPOSTNews.com | Rumah Teater Sawo Kecik memperingati hari lahirnya yang ke dua, masih konsisten dengan slogan Jaga Nyala. Kali ini mengusung tema Nali Rasa Rumangsa yang bermakna mengikat silaturahmi dalam satu rasa dan saling rumangsa menyadari bahwa segala sesuatu tidak terlepas dari peran orang lain. Saling bahu membahu bergotong royong dalam kebaikan (seni).
Acara yang berlangsung tanggal 28-29 Januari 2023 bertempat di Gor Sasana Bhineka Tunggal Ika, Mundakjaya Cikedung Indramayu berisi materi workshop mental healt, teater, musik, tari dan seni rupa. Selain itu juga ada pementasan performance art dari ekskul seni bengkel seni SMA Negeri 1 Terisi (Bester) dan teater monolog oleh Ratih Indriani dari Sekolah Teater Indramayu dengan naskah “wanci” disutradarai Boedi Poernomo.
Ketua Rumah Teater Sawo Kecik Muhamad Irfan Hanafi menyampaikan “Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya acara ini. Kepada Bapak Cahyudin kepala sekolah SMA Negeri 1 Terisi, Pemerintah Desa Mundakjaya Kec. Cikedung, Sekolah Teater Indramayu, Dewan Kesenian Indramayu, Studio Teater 50, Griya Primitif Saitor Hidayat, Sanggar Asem Gede pimpinan Dede Jaelani dan semua komunitas seni di Indramayu yang sudah berkenan hadir. Jaga Nyala #3 Tema Nali Rasa Rumangsa Ini semoga menjadi pengikat rasa, hati kita semua untuk kesenian di Indramayu khususnya”
Kegiatan Harlah Sawo Kecik melibatkan siswa SMA Negeri 1 Terisi sebagai salah satu perwujudan Tri Semara Bhakti seni yaitu 1) seni sebagai pendidik 2) seni sebagai penerang 3) seni sebagai penghibur.
“Peristiwa kesenian melibatkan komunitas seni secara umum dan peserta didik merupakan hal yang sangat positif untuk meregenerasi insan seni yang lebih unggul berkarakter dan berideologi yang kuat. Saya mewakili Dewan Kesenian Indramayu sangat merespon positif atas kegiatan ini. Kami akan mensuport sekuat dan semampu kami” Ucap Ray Mengku Sutentra Ketua Dewan Kesenian Indramayu.
(Bang Ay)

