MetropostNews.com/ Sumsel– Himbauan tegas Kapolda Sumsel, terkait pemberantasan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) illegal tampaknya belum mampu menekan aktivitas permainan para mafia- mafia Minyak yang kian bebas membuka lapak gudang BBM dengan kasus operandi mengelola bisnis BBM illegal diwilayah hukum polres ogan ilir.
Salah satunya seperti terpantau Sebuah gudang yang di duga kuat menjadi tepat penampungan BBM illegal yang berlokasi di pinggir jalan raya Letnan Muktar Saleh Tepatnya di desa Payakabung, kecamatan Indralaya Utara OI, Terlihat Jelas Berdiri sebuah gudang yang informasinya pemiliknya Inisial (DL dan HRN), Pemain minyak yang selalu berpidah pindah tempat untuk mengelabui Aparat Penegak Hukum (APH), kini menjadi sorotan publik, karna pemilik gudang itu seakan kebal hukum dan tidak ada rasa takut sama sekali menjalan bisnis illegal ini.
Hasil pantauan awak media ini dilokasi tersebut pada hari Jumat – 24/01/25, Gudang yang tampak tertutup itu, disalam nya sedang aktif melakukan bisnis penampungan minyak illegal tersebut yang aktif beroverasi pada malam hari.
informasi yang dihimpun awak media ini, dari melaui narasumber terpercaya,” kalau gudang penampungan BBM Illegal di desa Payakabung itu sudah lama beroperasi terlihat dari seringnya mobil tangki pengangkut Minyak industri dan subsidi keluar masuk dari gudang tersebut,ungkapaya.
lanjuat ia “Pemilik gudang itu orang lama, nama pemilik gudang itu sekarang di kelola oleh inisil (DL dan HRN), aktivitas di gudang ini disebut-sebut melibatkan jaringan bisnis yang cukup rapi dan sulit terendus oleh Aparat Penegak Hukum ,” kata inisial ED kepada awak media ini.
ia juga mengaku kalau warga sekitar sangat resah dan khawatir dengan keberadaan gudang minyak tersebut, yang sewaktu waktu sangat membahayakan keselamatan lingkungan sekitar, karna jalan masuk ke gudang ini ada pemukiman masyarakat.
“Terus terang Pak, kami sangat khawatir dengan adanya aktivitas di gudang itu, karna di gudang itu sudah penah terjadi kebakaran dengan kegitan yang sama menimbun minyak hasil sopir sopir tengki yang nakal, waktu Pemiliknya Inisial (J), pernah juga di tertibkan oleh Aparat, tetapi pemilik yang sekarang kelihatannya seakan tidak ada rasa takut malah merasa kebal hukum mungkin ada dekeng yang kuat,” ucapnya.
Sementara itu ditempat terpisah salah satu warga desa payakabung inisil AS ia tau sudah lama di wilayah desa mereka ada gudang minyak illegal, juga menyebutkan, bahwa dirinya sangat berharap agar pihak Kepolisian terlebih pak Kapolres Ogan ilir, dapat segera turun tangan untuk menertibkan dan menindak tegas para pelaku Bisnis BBM illegal yang membahayakan lingkungan kalau terjadi kebakaran sepeti yang sering terjadi,red.”
“karna sudah jelas-jelas bisnis ini bukan hanya bahaya kehawatiran dampak lingkungan, dan merugikan negara, tapi juga bisa memicu kebakaran hebat yang mengancam keselamatan warga sekitar,”ucapnya.
Dengan adanya temuan gudang penampungan dan pengelolahan Minyak tanpa izin resmi ini, menambah daftar panjang praktik penimbunan BBM illegal diwilayah hukum polres ogan ilir .
“Aktivitas semacam ini tidak hanya menciptakan keresah dampak lingkung secara umum , tetapi juga menunjukkan lemahnya pengawasan dan penegakan hukum di wilayah setempat,” tuturnya.
Ditempat yang berbeda salah satu Pakar hukum dan Aktivis lingkungan Sumsel, mengingatkan akan pentingnya pengawasan yang lebih ketat, serta penerapan sanksi-sanksi tegas bagi para pelaku kejahatan pengelohan bisnis BBM illegal.
Selain itu, keterlibatan oknum aparat dalam bisnis ilegal ini juga harus menjadi perhatian serius untuk mencegah terjadinya pelanggaran hukum yang berulang.
“Adanya penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak dengan secara illegal, ini sangat jelas merugikan negara, yang seharusnya Pemerintah daerah kerjasama dengan Stakeholder, haru peka juga harus memperketat,
dalam pengawasan terutama di daerah rawan, seperti di provinsi Sumatera Selatan, Supaya para pelaku Bisnis illegal seperti ini di tindak tegas,red”pungkasnya.(Juanda Ab)
