METROPOSTNews.com | Majalengka – Bupati Majalengka dan Kepala Perpustakaan Nasional RI meresmikan fasilitas gedung layanan Perpustakaan Daerah Kab.Majalengka, bertempat di Gedung Perpustakaan Jalan Raya Jatiwang – Majalengka Kelurahan Cicenang Kec Cigasong pada Selasa (04/01/2022)
Pada persemian Gedung Layanan Perpustakaan Daerah Kab.Majalengka juga turut dihadiri oleh Anggota DPR RI komisi VIII, Wakil Bupati, Ketua DPRD Kab.Majalengka, beserta Ketua Komisi IV, unsur Forkopimda Majalengka, Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan, Kepala Pusat Analisis Perpustakaan dan Pengembangan Budaya Baca, Direktur Agama, Pendidikan dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bapenas, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Prov.Jawa Barat, Sekretaris Daerah Kab.Majalengka, Ketua TP-PKK Kab.Majalengka beserta Wakil Ketua I, para Kepala OPD, Camat se-Kab.Majalengka, serta para tamu undangan lainnya.

Dalam laporannya Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kab.Majalengka, Iwan Dirwan, S.STP., mengucap syukur atas telah berdirinya fasilitas gedung Perpustakaan Daerah Kab.Majalengka yang hari ini akan segera di resmikan penggunaannya.
Berdirinya fasilitas gedung ini untuk menggaungkan gerakan literasi kepada masyarakat dalam mencerdaskan bangsa dan semakin menumbuhkan minat baca masyarakat terhadap buku, adapun jumlah Perpustakaan di Kab.Majalengka saat ini berjumlah 1.753 yang terdiri dari Perpustakaan Desa, Perpustakaan Sekolah, Perpustakaan masyarakat dan lainnya, sedangkan untuk koleksi bahan bacaan yang ada di Perpustakaan Daerah ini berjumlah 40.313 eksemplar dan 2.500 eksemplar buku elektronik yang ada dalam E-Pusda Majalengka.
“Terkait program Literasi di Kab.Majalengka kedepan akan dilakukan secara komprehensif dan integratif yang tentunya diperlukan kolaborasi dan kemitraan seluruh stakeholder dan masyarakat Majalengka, mudah-mudahan langkah awal ini akan menjadi pemicu geliat Literasi menuju Kabupaten Literat Literasi untuk KeRaharjaan” ucap Kepala Disarpusda.
Sementara itu dalam sambutannya, Bupati Majalengka, Dr.H.Karna Sobahi, M.M.Pd., menyampaikan bahwa fasilitas Gedung layanan Perpustakaan Daerah Kab.Majalengka ini dibangun dengan biaya senilai 10 Miliar bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Perpustakaan Nasional RI, gedung ini akan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Majalengka karena di tempat inilah jendela dunia akan terbuka, berbagai pengetahuan disajikan ditempat ini, serta akan menciptakan learning society bagi masyarakat.
“Kehadiran gedung Perpustakaan yang membanggakan ini ternyata sebelum diresmikan hari ini sudah banyak dikunjungi oleh masyarakat baik itu Pribumi bahkan dari Kabupaten lain pun hadir disini, kehadiran gedung ini tentunya menuntut kita bagaimana harus memanfaatkannya, memberdayakan potensi yang ada di Perpustakaan ini sebagai pusat daya baca dan pembelajaran masyarakat sehingga dapat meningkatkan daya baca masyarakat Majalengka,” Ucap Bupati.
Kepala Perpustakaan Nasional RI, Drs. Muhammad Syarif Bando, M.M., merasa kagum dengan Gedung Perpustakaan yang baru selesai dibangun dengan megahnya.
“Ini merupakan gedung paling megah yang pernah saya resmikan di beberapa daerah, mudah – mudahan Pemerintah Kabupaten Majalengka bisa merawat serta meningkatkan indeks minat baca masyarakatnya” harap Syarif.
Literasi tidak lagi tentang kemampuan membaca dan menulis namun lebih kepada kemampuan dalam menciptakan barang dan jasa yang bermutu untuk kemudian dikompetisikan secara global. Untuk itu, seluruh masyarakat harus didorong untuk meningkatkan kualitas pengetahuan mereka dengan membaca.
Masih dikatakan Kepala Perpusnas menyampaikan bahwa hanya 10% penduduk Indonesia yang terjun ke masyarakat dengan ijazah perguruan tinggi, sedangkan 90% sisanya dengan latar belakang SLTA dan bahkan lebih rendah.
Literasi adalah kunci untuk membangun bangsa dan hal tersebut perlu didukung dengan sarana yang memadai. Berapapun dana yang digelontorkan negara untuk infrastruktur pasti akan habis tapi tidak berlaku untuk ilmu pengetahuan. (Sunarto AR)



