Metropostnews.com-Cikupa Tangerang- Pihak sekolah SMPN 2 cikupa Menjual beli kan buku lembaran Kerja Sekolah (LKS) di dalam lingkungan Sekolah tepat nya dalam ruangan belakang perpustakaan, yang di duga di lakukan oleh pihak tenaga didik Sekolahan Menengah Pertama Negeri (SMPN 2) Kecamatan Cikupa kabupaten Tangerang.
Pada hari Jumat 12/1/2024, jam 10 pagi awak media berkunjung ke sekolahan tersebut dan tidak ada satu pun tenaga didik yg berada di dalam lingkungan sekolah.menurut keterangan murid yang berada di sekolah, sebagian siswa dan para guru baru pulang studi tour program P5 ke Jogjakarta.
Penjualan buku lembaran kerja sekolah (LKS) tersebut kuat dugaan di transaksi kan di dalam ruangan belakang perpustakaan, informasi yang dapat di himpun awak media, mendapat kan keterangan dari beberapa siswa saat di konfirmasi awak media menunjuk kan tempat penjualan buku LKS tersebut,yang berada di ruangan belakang perpustakaan.

Namun setelah Di datangi awak media ruangan tersebut tidak di temukan tumpukan buku LKS, diduga sudah terlebih dulu di rapikan oleh pihak tenaga didik, kerjasama dengan Penjaga sekolah terlihat kompak dalam mewaspadai ada nya kedatangan awak Media yang mau berkunjung ke sekolahan, menggunakan cara gembok pintu pagar sekolah, bertujuan untuk menghambat agar tidak ke pergok oleh Media saat transaksi buku LKS tersebut, dan mempunyai cukup waktu untuk mereka cari aman.
Senin 15/1/2024, kedatangan kali kedua Media seolah pihak sekolah acuh alergi dengan kedatangan kami, beberapa siswa yang telah mempunyai buku LKS tersebut saat di konfirmasi membeli buku di ruangan tempat berada di belakang perpustakaan, ,” itu pak di belakang perpustakaan tempat kami beli Buku LKS nya,” terang beberapa siswa.
Praktik penjualan buku lembaran kerja Sekolah (LKS) di sekolah oleh pihak Sekolah adalah pungli, sampai berita ini di tayangkan kepala sekolah SMPN 2 Cikupa belum bisa di konfirmasi karna sedang berada di luar sekolah, ada nya dugaan transaksi jual beli buku LKS di dalam lingkungan sekolah, akan ada upaya awak media melaporkan kegiatan tersebut dengan kepala dinas Kabupaten Tangerang supaya masalah/ kasus jual beli buku LKS segera di tindak lanjuti oleh pihak presiden Joko Widodo bersama kementerian pendidikan nasional Indonesia dan jajarannya mendatangi sekolah SMP Negeri 2 Cikupa Kabupaten Tangerang…? Bersambung.
(Bintang Napitupulu/Red)

