Metropostnews.com/Sukabumi – NS (12), adalah seorang anak yang berasal dari Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten
Sukabumi, ia dinyatakan meninggal dunia pada Kamis (19/2/2026).
NS diketahui anak dari <span;>Anwar Satibi, kematiannya kini dalam penyelidikan kepolisian atas dugaan kekerasan oleh ibu tirinya. Anwar mengakui, selama ini jarang berada di rumah karena pekerjaan.
“Jujur saya jarang di rumah, karena profesi saya di bidang jasa panggilan, jadi saya jarang di rumah, hanya pulang sesekali,” ucap Anwar dihadapan para awak media.
Sementara Kepala Instalasi Forensik RS Bhayangkara TK. II Setukpa Sukabumi, Kombes dr. Carles Siagian, dalam video keterangan persnya menjelaskan jenazah diterima pada Jumat dini hari setelah sebelumnya pihak rumah sakit menerima laporan dari Polres Kabupaten Sukabumi.
Dari hasil autopsi yang sudah rampung, tim forensik RSUD R. Syamsudin SH, menyatakan ditemukan pembengkakan pada paru-paru serta bekas siraman air panas, Jumat (20/2/2026).
Korban diduga menjadi korban penganiayaan berat, termasuk dipaksa meminum air mendidih dan disiram air panas yang diduga oleh ibu tirinya
Secara terpisah Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Hartono membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan tengah melakukan oenyelidikan atas kasus tersebut.
“Sudah dan sedang berjalan untuk penyelidikan, sambil nunggu hasil otopsi,” kata Hartono dalam keterangan nya, Jumat (20/2/2026).
Hingga kini Polres Sukabumi terus mendalami kasus ini, dan Informasi awal
<span;>menunjukkan pelaku yang diduga ibu tirinya memiliki riwayat melakukan
KDRT pada tahun 2025.***
Berita telah tayang di Pikiran Rakyat Jabar
