Metroostnews.com-Ciamis – Sejumlah warga Desa Cigayam, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis Jumat (27/12/2024) mendatangi kantor desa setempat. Warga menggelar aksi damai menuntut Kepala Desa dan perangkatnya mempertanggungjawabkan karena dituding telah melakukan penyelewengan dana desa dan alokasi BLT untuk 60 penerima. Sebab, sampai saat ini belum terbayarkan.
Massa yang terdiri dari berbagai usia, termasuk emak-emak berkumpul mulai pukul 08.00 WIB di depan kantor desa. Setelah setengah jam, massa kemudian berjalan ke kantor desa dengan membawa berbagai poster dan spanduk dan melakukan orasi.
Ketua koordinator aksi, Yanto Kurniawan mengatakan, kedatangan warga Cigayam ke kantor desa, tak lain untuk mempertanyakan anggaran BLT dan DD 2024, yang hingga saat ini belum juga terealisasi.Selain itu, pihaknya juga mempertanyakan beberapa titik pembangunan fisik yang mangkrak dan sebagian belum terealisasi.
“Selain itu, ada hal penting yang kami sampaikan juga. Salah satunya adalah BLT DD tahap 4 untuk 60 penerima. Sudah akhir tahun ini, BLT untuk warga masih tak kunjung dicairkan,” tutur Yanto dalam keterangannya
Yanto juga meminta agar Pemdes Cigayam bisa terbuka, terkait beberapa proyek pembangunan posyandu yang masih mangkrak di beberapa dusun.Pihaknya atas nama masyarakat, tidak ingin tahu BLT Dana Desa harus dibayarkan sekarang.Pihaknya juga berharap, aparat penegak hukum bisa turun tangan dan memeriksa Pemdes Cigayam, yang diduga telah menyalahgunakan anggaran DD tahun 2024.
Sementara itu, Kepala Desa Cigayam, Dodi Haryana, di hadapan warga mengaku menyerah dengan semua tuntutan warga tersebut.
Bahkan saat mendengarkan penjelasan dari Kepala Desa Cigayam, pemdes tidak sanggup untuk membayarkan uang BLT. Hal tersebut karena uangnya sudah tidak ada.
“bagi warga yang pertanyakan BLT Dana Desa, terus terang saja saya tidak sanggup untuk membayar. Saya pasrah, silahkan mau digimanain juga oleh warga. Saya juga siap mundur, kalau benar-benar dipinta oleh masyarakat,” ucapnya.
Namun sayangnya, Dodi tidak bisa menjelaskan di hadapan warga, terkait penggunaan atau alokasi uang DD tersebut untuk apa saja.
“Intinya uang BLT DD ini terpakai untuk kebutuhan desa. Saya juga minta maaf, jika BLT tidak sanggup saya cairkan,” ungkap Dodi sambil memperlihatkan raut wajah memelas.
Red/Nendi
