Metropostnews.com | BOGOR – Komite Nasional Pemuda Indonesia Kabupaten Bogor bersama Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bogor menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Content Creator bagi 50 pemuda di Kabupaten Bogor. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Pesona Anggraini pada 12–13 Mei 2026.
Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas generasi muda dalam menghadapi perkembangan teknologi digital yang semakin pesat. Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai pembuatan konten kreatif, pengelolaan media sosial, hingga strategi komunikasi digital.
Kegiatan menghadirkan narasumber dari IPB University yang memberikan materi terkait komunikasi digital, media sosial, dan digital storytelling. Selain penyampaian teori, peserta juga mengikuti sesi praktik langsung mulai dari proses perencanaan konten, pengambilan gambar, hingga penyuntingan video.
Kepala Diskominfo Kabupaten Bogor, Bambang Widodo Tawekal, membuka kegiatan tersebut didampingi Kepala Bidang IT Diskominfo Kabupaten Bogor, Muharom selaku ketua pelaksana.
Dalam sambutannya, Bambang menegaskan pentingnya peran pemuda dalam memanfaatkan ruang digital secara produktif dan bertanggung jawab.
“Pemuda harus menjadi garda terdepan dalam menyebarkan informasi yang benar sekaligus menangkal hoaks melalui konten digital,” ujar Bambang.
Ia mengatakan, pelatihan tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kemampuan generasi muda dalam menghasilkan konten kreatif, edukatif, dan berdampak positif bagi masyarakat.
Ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor, Wahyudi Chaniago, mengapresiasi kolaborasi antara Diskominfo dan KNPI dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Menurutnya, pemuda saat ini dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan menjadikan media digital sebagai ruang berkarya.
“Anak muda sekarang harus bisa menjadi kreator, bukan hanya penonton di dunia digital. Potensi Kabupaten Bogor sangat besar untuk diangkat melalui karya-karya konten yang positif dan inovatif,” kata Wahyudi.
Ia menilai pelatihan ini dapat menjadi sarana pembelajaran sekaligus memperluas jejaring antar pemuda yang memiliki minat di bidang industri kreatif.
Apresiasi juga disampaikan Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, Egi Gunadi Wibhawa, yang juga menjabat sebagai Majelis Pemuda Indonesia Kabupaten Bogor.
Menurut Egi, kemampuan membuat konten digital menjadi salah satu keterampilan penting bagi generasi muda di era modern.
“Pelatihan seperti ini sangat penting karena memberikan bekal nyata bagi pemuda untuk berkembang di era digital. Konten kreatif dapat menjadi media edukasi, promosi, bahkan peluang usaha baru bagi anak muda Kabupaten Bogor,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Koordinator Media DPD KNPI Kabupaten Bogor, Hari Setiawan, berharap para pemuda semakin memahami perkembangan media digital dan teknologi informasi.
“Pemuda di era digital harus melek media karena teknologi semakin berkembang pesat dan tanpa batas,” ungkap Hari.
Ia juga menargetkan terbentuknya 100 “Pemuda Mandiri dan Berdaya Saing” di Kabupaten Bogor pada pertengahan 2026.
“Saya harap di pertengahan tahun 2026 bisa membentuk 100 Pemuda Mandiri dan Berdaya Saing. Tahap pertama sudah selesai dan tahap kedua serta ketiga akan segera dilaksanakan,” katanya.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi, praktik pembuatan konten, serta simulasi digital storytelling yang diikuti para peserta secara antusias.
Melalui kegiatan tersebut, Diskominfo Kabupaten Bogor berharap dapat melahirkan kreator konten muda yang kompeten, beretika, serta mampu memperkuat literasi digital masyarakat sekaligus mempromosikan potensi daerah melalui platform digital. (Ajat)
