MetropostNews.com | Lebak – Sebanyak 10 jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak hingga kini masih kosong. Rencana pengisian jabatan melalui mekanisme seleksi terbuka atau open bidding belum dapat dilaksanakan karena masih menunggu jadwal asesmen dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Adapun jabatan JPTP yang belum terisi tersebut meliputi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Direktur RSUD Adjidarmo Rangkasbitung, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Asisten Daerah (Asda) III Setda Lebak, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).
Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi BKPSDM Lebak, Iqbaludin, mengatakan hingga saat ini pelaksanaan open bidding belum dapat dipastikan karena belum adanya jadwal asesmen dari BKN.
“Open bidding belum bisa dilaksanakan karena jadwal asesmen dari BKN belum ada, sehingga kami belum mengetahui kapan proses seleksi dimulai,” ujar Iqbaludin kepada wartawan, Senin (22/12/2025).
Ia menjelaskan, asesmen merupakan tahapan penting dan wajib sebelum seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama dilaksanakan. Tanpa asesmen dari BKN, proses open bidding tidak dapat dilanjutkan.
Iqbaludin menambahkan, hingga akhir Desember 2025 maupun awal tahun 2026 belum terdapat kepastian terkait jadwal seleksi tersebut. Hal itu disebabkan BKN masih dalam tahap penyusunan anggaran tahun 2026.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKPSDM Lebak, Fakhry Fitriana, menegaskan bahwa meskipun terdapat sejumlah jabatan pimpinan OPD yang kosong, pelayanan publik tetap berjalan normal.
“Jabatan yang kosong diisi oleh pelaksana tugas agar pelayanan di masing-masing OPD tetap berjalan, termasuk di BKPSDM,” ujar Fakhry (Ajat)
