MetropostNews.com | Lebak – Sebanyak 248 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan perayaan Natal 2025 dan libur Tahun Baru 2026 (Nataru) di Kabupaten Lebak. Ratusan personel tersebut akan disebar di sejumlah tempat ibadah, pusat keramaian, jalur wisata, serta titik rawan kecelakaan lalu lintas.
Kepala Bagian Operasi (Kabagops) Polres Lebak, Kompol Hero, mengatakan pengamanan Nataru menjadi perhatian bersama guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
“Total personel yang disiagakan sebanyak 248 personel gabungan untuk pengamanan libur akhir tahun 2025,” kata Kompol Hero, Senin (22/12/2025).
Ia merinci, personel tersebut terdiri dari 112 anggota Polres Lebak, 52 personel TNI, 30 Satpol PP, 20 Dinas Perhubungan, 5 Damkar, 12 PMI, 25 tenaga kesehatan, 10 Orari, 10 Telkom, 10 BPBD, 4 Basarnas, serta 40 Balawista.
Untuk mendukung pengamanan, Polres Lebak menyiapkan 10 Pos Pengamanan (Pospam) dan dua Pos Pelayanan (Posyan). Pospam ditempatkan di Alun-Alun Rangkasbitung, Gereja Misi, Gereja Pasundan, Gereja Paroki, Gereja Bersama Citra Maja, serta Pintu Tol Rangkasbitung Mandala.
Sementara Pospam pantai berada di Kecamatan Wanasalam, Bageur, Cibobos Kecamatan Panggarangan, dan Sawarna. Adapun Pos Pelayanan ditempatkan di Stasiun Maja dan Stasiun Rangkasbitung.
“Setiap pos dijaga minimal delapan personel, namun jumlahnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan,” ujar Hero.
Guna mengantisipasi kecelakaan lalu lintas dan potensi tindak kriminal, Polres Lebak juga menempatkan pos tambahan di sejumlah titik rawan. Menurut Hero, wilayah selatan Lebak menjadi fokus utama karena tingginya mobilitas kendaraan menuju kawasan wisata.
“Titik rawan kecelakaan berada di daerah selatan. Pos Gakkum tambahan ditempatkan di Malang Nengah, Mandala, Warunggunung, dan Malingping,” tuturnya.
Pengamanan Nataru dijadwalkan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Namun, karena berdekatan dengan akhir pekan, operasi pengamanan diperpanjang hingga 5 Januari 2026.
Kompol Hero juga mengimbau masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan selama libur akhir tahun. Orang tua diminta mengawasi anak-anak saat bermain di kolam renang maupun di laut serta berkoordinasi dengan petugas Balawista. Selain itu, masyarakat diingatkan untuk waspada terhadap potensi pohon tumbang saat hujan.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lebak, Abdul Rozak, mengatakan pihaknya turut menerjunkan puluhan personel untuk mendukung pengamanan Nataru. Namun, terkait rekayasa lalu lintas pada malam pergantian tahun, pihaknya masih menunggu keputusan pemerintah daerah.
“Untuk malam tahun baru kemungkinan akan dilakukan rekayasa lalu lintas menuju Alun-Alun dan sebaliknya. Namun masih menunggu agenda Pemda, apakah pusat keramaian dipusatkan di Alun-Alun atau di lokasi lain,” pungkasnya. (Apuh)
