Metropostnews.com/Kaltim – Kabupaten Berau kecamatan Maratua, Warga Kampung Teluk Alulu dan wisatawan lokal yang berkunjung ke destinasi wisata Goa Gumantung serta pantai-pantai di sekitarnya mengeluhkan buruknya akses jaringan telekomunikasi di wilayah tersebut. Selain sinyal Telkomsel yang nyaris tidak dapat digunakan, layanan WiFi bantuan pemerintah daerah (Pemda) juga dinilai tidak efektif.Rabu (25/06/2025)
Menurut keterangan warga, WiFi Pemda yang seharusnya menjadi solusi atas keterbatasan sinyal seluler justru tidak dapat diakses oleh masyarakat, khususnya di RT 1, RT 2, dan RT 3. Warga menyebut kondisi ini sudah berlangsung lama tanpa ada perbaikan berarti dari instansi terkait.
Tak hanya warga, para pengunjung wisata pantai di sekitar Teluk Alulu juga turut menyampaikan kekecewaannya. Terlebih lagi wisatawan lokal yang menginap di sejumlah homestay merasa dirugikan dengan tidak adanya sinyal dan layanan internet selama berada di kampung tersebut.
Kondisi ini juga berdampak langsung pada aktivitas para nelayan setempat. Mereka mengaku kesulitan berkomunikasi saat melaut karena jaringan Telkomsel sangat lemah dan tidak stabil. Padahal, komunikasi merupakan hal penting dalam menjaga keselamatan di laut maupun dalam menjual hasil tangkapan.
“Kami sudah bertahun-tahun hidup tanpa sinyal yang layak. WiFi bantuan Pemda juga hanya formalitas tidak bisa digunakan. Pemerintah seperti menutup mata,” ujar seorang warga Teluk Alulu yang enggan disebutkan namanya.
Kekecewaan pun mencuat terhadap kinerja Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Berau. Warga menilai lembaga tersebut tidak serius dalam membangun infrastruktur digital yang merata, padahal Teluk Alulu termasuk kawasan wisata sekaligus wilayah pesisir yang membutuhkan akses komunikasi yang memadai.
Warga berharap pemerintah segera turun tangan dan melakukan evaluasi terhadap program bantuan WiFi desa yang selama ini tidak berdampak nyata bagi masyarakat, nelayan, maupun sektor pariwisata lokal.
Terkait berita ini telah mendapat konfirmasi dari masyarakat teluk alulu dan pemerintah kampung telah membenarkan sulitnya akses sinyal dan internet hingga saat ini.(cm/tim)
