Metropostnews.com./Abung Timur – SMA Negeri 1 Abung Timur menggelar Sosialisasi “Say No To Bullying” yang diikuti oleh siswa-siswi, guru dan mahasiswa KKN FKIP UMKO. Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah adanya tindakan perundungan di sekolah sehingga tercipta lingkungan yang aman.
Kegiatan ini diikuti oleh 50 orang peserta dari siswa-siswi SMA Negeri 1 Abung Timur, kegiatan tersebut berjalan dengan lancar dan khidmat. Selain itu, turut hadir Bapak Kepala Sekolah beserta Waka Kesiswaan, Waka Kurikulum dan Pembina Osis SMA Negeri 1 Abung Timur. Kegiatan sosialiasi “Say No To Bullying” ini dibuka secara resmi oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Abung Timur, Bapak Rinaldo, S.Si., M.Pd.
Dalam sambutannya, Bapak Rinaldo menyampaikan bahwa bullying atau perundungan merupakan masalah yang cukup serius dan sering terjadi di lingkungan sekolah. Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini diharapakan dapat mengedukasi siswa siswi SMA Negeri 1 Abung Timur. Sehingga tidak ada lagi tindakan bullying di sekolah.
Sosialisasi ini diisi dengan rangkaian kegiatan seperti, nonton bareng film edukasi tentang bullying, sharing pengalaman, dan tanya jawab. Kegiatan ini di dampingi oleh Ibu Dewi Sartipa, S.Pd., M.Pd., B.I. Selaku Dosen Pembimbing Lapangan sekaligus Pembicara dalam Sosialisasi “Say No To Bullying” dengan tema Melawan Perundungan dan Menciptakan Lingkungan Sekolah yang Aman.
Ibu Dewi Sartipa menegaskan “Bullying tidak hanya berupa tindakan secara fisik tetapi juga secara verbal seperti mengancam, mengejek, dan berkomentar buruk.”
Menurut Decha Ratu Amelia, Ketua Osis SMA Negeri 1 Abung Timur kegiatan sosisalisasi tersebut sangat baik karena dapat mengedukasi siswa siswi SMA Negeri 1 Abung Timur. “Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini karena dapat memberikan arahan kepada kami agar tidak saling membully satu sama lain.” Ujarnya.
“Kegiatan Sosialisasi ini sangat baik dan positif karena memberikan motivasi siswa untuk menjadi pribadi yang berakhlak mulia menghindari perundungan sehingga siswa dapat berkembang dan tumbuh di lingkungan positif. Kegiatan ini juga sangat membantu sekolah sebagai program kerja utama kesiswaan. Ujar Ibu Lulue Wardani, S.Pd. Selaku Waka Kesiswaan. (Mulkan).

