METROPOSTNews.com | Banjar – Penyebab kebakaran Pasar Banjarsari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, yang terjadi pada Selasa (27/09/2022) malam diduga dipicu dari korsleting listrik di sebuah kios yang berada di blok B.
Berawal dari ledakan lampu di sebuah kios akibat arus pendek listrik (korsleting) yang kemudian membakar bangunan hingga akhirnya merembet ke bangunan kios lainnya. Dilaporkan, kios di Pasar Banjarsari terbakar dengan kerusakan yang beragam.
Menurut salah seorang warga yang juga petugas ronda di lingkungan Pasar Banjarsari, Arif Prianto, sumber api berasal dari salah satu kios yang berada di blok B. Dia mengatakan dirinya melihat lampu di kios tersebut meledak dan tak selang berapa lama langsung membakar bangunannya.
Api cepat sekali membakar bangunan kios. Beberapa saat setelah membakar satu kios kemudian merembet ke kios lainnya. Saat itu saya melihat 4 kios sudah terbakar,” kata Arif,Rabu (28/09/2022) dini hari
Agus Budiman, Ketua P3B (Perkumpulan Pedagang Pasar Banjarsari) mengatakan, akibat insiden itu kurang lebih sebanyak 54 kios hangus terbakar.
“Data tersebut saya terima tadi pagi. Tapi itu belum update data terbaru,” kata Agus , Rabu (28/09/2022).
Ia juga menyebut kios miliknya ikut hangus terbakar hingga tak ada satu pun barang yang dapat terselamatkan.
“Untuk total kerugian dari semua kios, saya belum bisa estimasi. Tapi kalau milik saya mencapai Rp 500 juta,” ujar pedagang pakaian ini.
dua unit mobil Damkar dari pos WMK Banjarsari terjun ke lapangan untuk memadamkan api.
Namun, baru beberapa menit salah satu mobil Damkar sudah kehabisan air. Mobil Damkar terpaksa putar balik untuk mengambil air. Lantaran hidrant yang seharusnya berfungsi mengalirkan air saat kebakaran tidak berfungsi. Akibatnya, kobaran api pun terus merembet dan melalap kios-kios di Pasar Banjarsari.
Proses pemadaman juga tersendat, lantaran akses jalan mobil Damkar terhalangi warga yang ikut menonton peristiwa kebakaran di Pasar Banjarsari Ciamis. Selain itu, lorong pasar juga sempit sehingga menyulitkan petugas memadamkan api.
untuk kerugian total keseluruhan belum diketahui secara pasti sampai saat ini,karena para pedagang masih berupaya menyelamatkan sedikit benda berharga yang tidak telalap sijago mereah dalam kejadian semalam
(Rhatna dewy)




