METROPOSTNews.com | Cirebon – Peristiwa memilukan terjadi di Cirebon, Ad (21) asal Desa Suranenggala, Kabupaten Cirebon, seorang pemuda tak bersalah menjadi korban diduga aksi keji berandalan motor yang terjadi di Jl. Raya Gunung Jati, Mertasinga, Cirebon pada Minggu dini hari (22/5) lalu.
Atas peristiwa tersebut, praktisi hukum Kota Cirebon, Qorib Magelung Sakti angkat bicara. Menurutnya, Aparat Penegak Hukum (APH) secepatnya harus mengambil langkah tegas. Hal tersebut disampaikannya di hadapan awak media di Kantor Pengacara, Mediator dan konsultan Hukum ADV. Qorib, SH., MH., CIL., C.Me dan rekan di kantor cabang Jl. Ahmad Yani, No.53, Kota Cirebon, Senin (23/5/22).
“Apabila APH, dalam hal ini Polri tidak melakukan tindakan tegas, saya khawatir masyarakat akan melakukan tindakan sendiri. Jangan sampai masyarakat ini kecewa,” kata Qorib.
Mengambil tindakan secara tegas. Menurutnya sangat penting, karena menjadikan sebuah parameter keseriusan APH juga sebagai shockterapy bagi pelaku.
“Kalau hanya peringatan keras dan tidaka ada tindakan tegas ya kejadian ini akan terus dan terus berulang,” ungkapnya.
Disisi lain, ia menilai bahwa pelaku rata- rata berusia pelajar merupakan korban.
“Terdapat banyak faktor sehingga para pelaku atau anggota berandalan motor, diantaranya dari pergaulan atau bisa juga karena pengaruh obat-obatan terlarang,” tandasnya.




