METROPOSTNews.com | Lebak – Guna menghindari Buang Air Besar sembarangan, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Lebak menyediakan puluhan jamban di Kecamatan Gunung Kencana, Kabupaten Lebak. Pembuatan jamban tersebut juga dalam rangka menumbuhkan kesadaran warga untuk tidak buang hajat sembarangan, guna menciptakan lingkungan yang sehat.
Ketua DPD PPNI Lebak, Endang Komarudin menjelaskan, sebanyak 17 titik jamban dibangun di Kampung Cidadap, Desa Ciakar. Rencananya, penyediaan jamban tersebut juga akan dilakukan dibeberapa desa lainnya yang ada di Kabupaten Lebak. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk keperdulian organisasi perawat kepada warga Lebak.
“Penyediaan jamban ini sebagai bentuk keperdulian kita kepada kesehatan dan kebersihan lingkungan. Saat ini masih banyak warga yang melakukan BAB sembarangan, jadi, untuk merubah kebiasaan tersebut, kita coba menyadarkannya melalui gerakan jamban sehat,” kata Endang Komarudin kepada wartawan, Rabu (30/03/2022).
Endang melanjutkan, gerakan jamban sehat itu juga sebagai contoh kepada warga agar membuat jamban sendiri. Karena pembuatan jamban sehat tidak perlu memerlukan biaya yang besar, mengingat, bisa dikerjakan dengan anggaran terjangkau.
Ia bersyukur, gerakan penyediaan jamban sehat itu mendapatkan atensi dari pihak pihak lainya. Sebab, beberapa instansi dan elemen masyarakat juga terlibat dalam kegiatan itu seperti Batalyon Mandala Yudha, Dinas Kesehatan, Puskesmas Gunung Kencana, Pemdes Gunung Kencana, Himpunan Mahasiswa Gunung Kencana (Himaguna), STBM Provinsi Banten.
“Biaya pembuatan jamban itu cukup murah, kisaran Rp 1 – 1,5 juta. Diharapkan lebih banyak lagi kelompok masyarakat yang mau berpartisipasi dalam gerakan sosial ini,” terang Endang.
Untuk pengerjaannya, dilakukan dengan gotong royong oleh warga. Donatur hanya memberikan bantuan berupa material. Endang juga mengundang kehadiran dunia usaha untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan itu melalui CSR yang menjadi kewajiban setiap perusahaan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak, Triatno Supiono berharap dengan adanya keperdulian dari perawat tersebut dapat menggugah pihak lain untuk melakukan kegiatan yang serupa.
”Saya berharap gerakan jamban sehat ini dapat dicontoh oleh yang lainnya,” kata Triatno.
Salah seorang tokoh pemuda setempat, Wandi Assayid menyambut baik program penyediaan jamban sehat. Karena, ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat. Rencana kedepannya, lanjut dia, warga akan memelihara dan merawat jamban bantuan dari para perawat. (Ajat)



