METROPOSTNews.com | MADIUN – Program pembangunan Kota Madiun terus dikebut untuk merubah wajah kota sejuta bunga. Namun program pembangunan tersebut banyak yang dikerjakan tidak sesuai ketentuan yang harusnya wajib ditaati.
Masalah sepele tapi berdampak kurang bagus, salah suatu contoh pembangunan saluran untuk resapan di Jl. Dr.Sutomo. Kota Madiun Jawa Timur, proyek Penunjukan Langsung (PL) oleh penyedia Dinas Pekerjaan Umum (PU), tersebut tanpa memasang papan nama, informasi bahwa di situ ada kegiatan pengerjaan proyek.
Di tahun anggaran 2022 ini Kota Madiun melalui Dinas PU alokasikan pengerjaan 11 titik nantinya, dan yang baru dikerjakan sekitar 6 titik lokasi yang tersebar semua proyek PL (Penunjukan Langsung)
Masalah ini tengah disorot serius oleh lembaga non gouverment di Madiun, LSM ABIMANTRANA melalui Dhanang Ganden. “Memang banyak sekali proyek tanpa memasang papan nama, pengerjaan pula yang tidak sesuai speck, walaupun itu kecil nilainya namun harusnya tetap mutu dan kwalitas yang harus jadi pedoman bukan malah di kerjakan seenaknya akibat kurangnya monitoring pengawasan Dinas terkait”. Jelasnya kepada awak Media, Selasa (8/3/2022).
Hal tersebut sangatlah disayangkan. Anggaran yang cukup besar menjadi ladang untuk mencari keuntungan pribadi… IRONIS ..!
Sebetulnya fungsi papan nama proyek adalah berisikan peringatan, atau pemberitahuan kepada masyarakat yang melintas jika di daerah atau lokasi tersebut sedang berlangsung sebuah proyek, dengan maksud biar masyarakat tau berapa besar biaya /anggaran , (Informasi Keterbukaan Publik )
Dalam Perpres Nomor 70 Tahun 2012 tentang perubahan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang /Jasa Pemerintah. Juga Permen PU,Nomor 29/PRT/M/2006, tentang Pedoman Persyaratan Teknis Bangunan Gedung ,juga Nomor 12/PRT/2014. tentang penyelenggaraan Sistim Drainase Perkotaan.
Dari hal sekecil apapun, sebuah proyek yang tidak menyertakan papan nama, itu sudah jelas menyalahi prosedur aturan bahkan patut dicurigai kalau proyek itu dilaksanakan tidak sesuai Speck sejak awal. (sry)




