METROPOSTNews.com | Indramayu – Fenomena alam pengikisan tanggul Sungai Cimanuk oleh benturan air sungai Cimanuk sedikit demi sedikit sudah mulai dirasakan oleh masyarakat.
Pengikisan tebing tanggul Cimanuk sudah mengakibatkan tanah amblas di Blok Sukagumiwang Utara Kecamatan Sukagumiwang biarpun sudah ada karung penahan berisi pasir.

Kejadian amblasnya tebing tanggul sudah cukup lama tapi getaran lembut masih sering dirasakan sebab jarak antara tebing tanggul Cimanuk hanya beberapa meter saja dengan rumah warga.
Seperti dikatakan oleh Astimah, Pemilik Rumah di bibir Sungai Cimanuk RT 04/ 01 Desa Sukagumiwang sering merasakan adanya desakan air mengikis tanggul, “terus saya sudah gak berani tidur di dalam semoga saja pihak BBWS segera melaksanakan perbaikan tebing tanggul” katanya.
Sedangkan tetangga dari rumahnya Astimah, Warsono dengan semangat mengatakan ini persoalan serius yang harus segera ditindak lanjuti oleh BBWS, “agar masyarakat disini merasakan kembali suasana nyaman damai tidak seperti sekarang ada tikus lewat bunyi keresek juga sudah berlarian keluar rumah” katanya.
Sementara itu DPD Topan RI Kabupaten Indramayu, Dedi Harsono mengatakan apa yang diharapkan oleh masyarakat Blok Sukagumiwang Utara mengenai takutnya terjadi longsor memang beralasan.
“Kalau ditilik tebing tanggul dengan sungai Cimanuk cukup dalam hampir 7 meter dari tebing tanggul sampai kebawah, seharusnya pihak BBWS segera memperbaiki posisi tebing tanggul agar tidak terjadi amblasnya tanah penahan masuk ke dalam” katanya. (OTONG)




