METROPOSTNews.com | Majalengka – Kreasi dunia kuliner di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat terus menggeliat. Terbaru, kreasi itu dilakukan oleh salah satu pelaku usaha kuliner, Imma.
Dengan mengkolaborasikan kuliner modern dan nilai-nilai lokalitas, Imma sukses menghadirkan Bolu Batik Ginding (Gincu Puding). Bahkan, hasil kreasinya itu saat ini siap dikompetisikan dalam event kolaborasi Majalengka Exotic Food dan gerakan Locals Unite Tehbotol Sosro di Jakarta, akhir bulan ini.
Ia menjelaskan, kreasinya itu lahir saat akan mengikuti even tersebut pada level Kabupaten. Beruntung, dengan memanfaatkan kekayaan lokal, Imma dinyatakan keluar sebagai juara dalam event itu, dan siap bersaing di tingkat nasional.
“Terinspirasi dari Batik Mangga Gedong Gincu. Akhirnya, saya coba aplikasikan itu lewat produk Bolu,” jelas dia.
Berbeda dengan Bolu Mangga pada umumnya, yang biasanya hanya menggunakan ‘bahan buatan’ sebagai aroma dan rasa. Imma mengaku dirinya menggunakan Mangga Gedong Asli sebagai bahan untuk produknya itu.
Alhasil, produk Bolu nya itu tidak bisa tahan lama seperti produk-produk lainnya. “Tanpa bahan pengawet sama sekali. Banyak peminat by order. Sekarang kan ngga sedikit juga yang mulai suka yang masih fresh. Ya kami sasarannya kelompok itu,” jelas dia.
Keunggulan Bolu Batik Ginding juga terdapat pada tekstur. Bolu Batik Ginding terasa lebih lembut dibaning Bolu-bolu pada umumnya.
“Itu karena kami menggunakan cara panggang, bukan kukus. Nah, dengan cara panggang ini teksturnya lebih lembut dan rasanya lebih kuat. Tapi ya prosesnya tidak sesimple dikukus ya,” papar dia.
Sementara, dari satu potong Bolu Batik Ginding, terdapat puding dan Selai yang semuanya terbuat dari Mangga Gedong Gincu. Selain itu, pada Selai, terdapat jelly dengan menggunakan Teh Botol Sosro sebagai bahan tambahan.
Terpisah, Direktur Festival Majalengka Exotic Food Indra Subarsyah mengatakan, Bolu Batik Ginding itu akan berkompetisi di tingkat nasional pada 29 Januari mendatang. Dalam event itu, Imma bersama Bolu produknya akan bersaing dengan peserta dari 6 kabupaten Kota.
“Juara 1 tingkat kabupaten akan ikut tingkat nasional. Pelaksanaan tanggal 29 Januari. Tidak hanya sekadar lombanya sih, tapi identitas kuliner lokal. Mangga Gedong Gincu itu kan sudah dianggap ikonnya Majalengka,” kata Indra.
Dijelaskannya, sebelum mengikuti lomba tingkat nasional, para peserta juga mendapat pendampingan dari pihak sponsor. Pendampingan itu di antaranya dari sisi produk yang akan dibuat.
“Ada pendampingan dari pihak sponsor tentang produk, pemaparan dan lain-lain. Ada pembekalan dari ahli,” jelas dia. ( Ade)



