METROPOST1.COM, Indramayu — Program pemerintah pusat terhadap percepatan pembangunan di tingkat desa /kelurahan banyak di salah gunakan, banyak oknum memanfaatkan program ini di selewengkan demi mengeruk keuntungan besar tanpa mempedulikan baik buruknya mutu dan kualitas aspek yang di bangun, tanpa sadar kepentingan hajat hidup orang banyak terbelenggu dengan kecurangan,
Kami setiap menjalankan kegiatan kontrol sosial di wilayah kabupaten indramayu ini di lapangan selalu menemukan hal – hal yang dianggap atau di duga banyak terjadi penyalahgunaan atau penyelewengan terhadap proyek – proyek yang sedang di jalankan dimulai dari proyek aspirasi para anggota dewan yang banyak di kerjakan asal jadi, sampai proyek yang bersumber dari anggaran Dana Desa, dan Banprov, terkesan asal jadi dan minim pengawasan termasuk pelaksana lapangan tidak berada di tempat juga dari pengawas.

Ketua LSM inovasi kemaslahatan dan sayap komando pasukan cakar langit Indramayu, Sodikin, mengatakan kami dan time tidak henti – henti nya turun langsung kelapangan mengawasi dan mengawal program pemerintah ini,
“Kami temukan proyek rabat beton di desa Jambe kecamatan Kertasemaya ,team kami melihat kenyataan di lapangan pekerjaan jalan desa rabat beton yang bersumber dari anggaran dana desa tahap II tahun 2021 ini di kerjakan asal – asalan, di mana kami pantau sejak pemasangan begisting 17 cm batu bescosnya menggunung dan di gali tengahnya, juga begisting di buat lubang kiri kanan untuk mempermudah saat Corring” ungkapnya.
Di bagian tengahnya kami buktikan pas di ukur rata – rata 3 sampai 4 cm, hal ini sangat disayangkan karena kalau rabat beton di kurangi volume nya itu akan berakibat fatal ketika kering akan mudah pecah – pecah atau retak ,apalagi kalau di lalui kendaraan roda empat pasti tidak akan bertahan lama atau cepat rusak.
Kami berharap agar pejabat yang berwenang ikut mengawasi hal ini termasuk juga warga masyarakat sekitarnya karena anggaran ini berasal dari uang rakyat.
Pada inti nya masyarakat akan merasa senang ketika segala bidang pembangunan yang telah di gelar bisa bermanfaat bagi kepentingan hajat hidup orang banyak, akan tetapi kalau pembangunannya di buat asal jadi asal cepat kami meyakini masyarakat akan merasa kecewa.
“Kami Team investigasi LSM IK siap mengawal kasus ini dan siap melaporkannya ke aparat penegak hukum (APH), Sampai Saat ini pemerintah desa Jambe tidak ada yang mau dikomentari semuanya enggan” tegasnya (MT jahol)




