METROPOST1.COM, Garut — Seorang lelaki di Kabupaten Garut Jawa Barat membuat gempar warga setelah ditemukan gantung diri di rumahnya, Desa Pelita Asih Kecamatan Selaawi Kabupaten Garut.
Lelaki berinisial IS itu ditemukan sudah tewas menggantung di dalam Rumahnya sekitar Pukul 11:30 Wib Jum’at (10/09/2021) . IS ditemukan tewas oleh ( Hendi ) anaknya yang hendak mengambil air wudlu untuk shalat Jumat.
Kemudian ia menghampirinya dan ternyata yang menggantung itu adalah orang tuanya. setelah itu sang anak ( Hendi ) langsung keluar rumah dan memberitahukan ke tetangganya yang bernama Cucu, kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian Sektor Limbangan
Mendengar hal itu, Kapolsek Limbangan Kompol Uus Susilo bersama jajarannya langsung ke TKP, untuk memastikan kejadian tersebut.
” Ya mendengar informasi Kami langsung ke TKP, dan setelah mendapat informasi, diketahui korban diduga ODGJ.” ungkap Kapolsek.
Adapun kronologis kejadian, Kapolsek Limbangan Kompol Uus Susilo menjelaskan, ” Awal mula kejadian menurut keterangan saksi Hendi (anak korban) pada hari Jum’at tanggal 10 september 2021 sekitar 11.30 wib, sewaktu mau ke kamar mandi untuk ngambil wudhu hendak sholat Jumat, tiba tiba melihat di dapur ada sosok yang menggantung menggunakan kerudung biru, kemudian saksi menghampirinya dan ternyata yang menggantung itu adalah orang tuanya yang bernama IS.” jelasnya.
Masih kata Kapolsek, ” setelah itu saksi langsung keluar rumah dan memberitahukan ke tetangganya yang bernama Cucu, kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian Sektor Limbangan. Dan menurut saksi, orang tuanya tersebut diperkirakan sudah 2 bulan terakhir mengalami depresi serta selalu tertutup kalau ada masalah.” ujarnya.
Dikatakan Kapolsek, hasil identifikasi sementara personil Polsek Limbangan di TKP yakni posisi mayat dalam keadaan tergantung di dapur dekat kamar mandi, dan posisi kepala korban menunduk serta lidah sedikit menjulur dan dari kemaluan korban keluar sperma.
” Selanjutnya korban dilakukan pemeriksaan oleh Puskesmas Selaawi diantaranya Korban di test swab Antigen dengan hasil Negatif, dan hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan adanya kekerasan terhadap korban, selanjutnya korban diserahkan ke keluarganya untuk di pulasara seperti biasanya, dan pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dari Allah SWT. ” pungkas Kapolsek. (Redi)



