METROPOST1.COM, Majalengka — Rasa malu dan penuh kekecewaan melihat tiap sudut ruang kantor Desa Banjaran Kec. Sumberjaya Kab. Majalengka. Seperti ruangan tak bertuan, bangunan di bagian belakang dengan kondisi tak sedap dipandang mata berwarna gelap, kondisi masih dalam rehab tertunda karena menunggu anggaran bantuan Provinsi Jawa Barat ke depan.

Kepala Desa Banjaran Hj. Susilo Purnawati Agustin akhirnya angkat bicara. Pasal nya ketika rekan sejawat kades berkunjung selalu menyindir jika kantor desanya seperti kuburan.
Kades tak bisa berbuat apa karena ia baru menjabat sebagai kepala desa kurang lebih satu bulan. Akhirnya Kepala Desa menyampaikan keluh kesah rasa kecewa bercampur penuh kebingungan rasa malu yang mendalam di ruang kantornya, Rabu ( 02 / 09 / 2021 ).
“Rasa malu dan kurang percaya diri jelas ketika rekan sejawat kades berkunjung menyindir kantor desa seperti kuburan, mau bilang apa karena memang kondisi bangunan di belakang semrawut gelap tidak segar jika kita menatap tiap sudut ruangan, coba liat sendiri kondisi tembok kotor atapnya pun seperti itu” ungkap kades penuh keluh kesah rasa kecewa nya, Rabu ( 02 / 09/ 2021 ).
Ia menambahkan “jika anggaran tidak tidak memadai harusnya ditunda terlebih dahulu jangan dipaksakan, akhirnya seperti ini banyak rekan sejawat kepala desa ketika sowan berkunjung berkomentar nyindir kantor ini seperti kuburan” jawabnya.
Disinggung soal pembangunan Bilboard ( Papan Reklame ) dengan anggaran kurang lebih hampir 17 juta dan belum juga terpasang ia menjawab tegas “termasuk Bilboard itu juga kewenangan kuwu lama ( Eric Prasetio ) banyak pihak yang mempertanyakan saya kembalikan kepada kepala desa lama berapa anggaran dan siapa yang mengerjakan saya tidak tau karena saya baru menjabat kepala desa Definitif ” tegasnya.
Di tempat yang sama, perangkat desa Sukenda meluruskan dan menyampaikan kondisi bangunan kantor desa Banjaran, “bangunan tersebut kita gelar sesuai anggaran yang tersedia dan pembangunan bersumber dana bantuan keuangan Gubernur Jabar tahun 2021, selanjutnya ke depan secara bertahap pembangunannya akan diselesaikan mengingat anggaran yang pertama tidak mencukupi jadi menunggu anggaran selanjutnya” jelasnya.
Terkait Bilboard sesuai instruksi kepala desa demisioner ( Eric Prasetio ), Sukenda perangkat membeberkan, “sesuai arahan dari kuwu Eric Prasetio agar transfer dana sebesar kurang lebihnya 17 juta, saya transfer secara Non Tunai kepada pembuat Bilboard itu sesuai instruksi kuwu mantan, Eric. Adapun sampai saat ini belum kunjung terpasang jadi tanyakan kepada kuwu demisioner dan saya punya bukti-bukti secara tertulis dan bermaterai” jelasnya.
Kepala Desa Demisioner Eric Prasetio saat dikonfirmasi Bilboard yang tak kunjung terpasang melalui jaringan whatsApp ia menjawab “belum beres masih dirakit, insya Allah minggu depan beres, karena banyak pesanan lain di situ nya nanti saya kabarin kalau udh jadi” jawab singkatnya melalui pesan whatsapp, Rabu ( 02 / 09 / 2021 ). ( Sunarto Aryodinoto )



