Metropost1.com – Amerika Serikat kembali menambah daftar kasus penembakan kepada pria kulit hitam yang menyebabkan kematian oleh polisi. Peristiwa ini terjadi di Washington, Rabu (02/09/2020. Tentu saja hal ini memperparah keadaan di negeri Paman Sam tersebut setelah sebelumnya terjadi penembakan terhadap Jacob Blake yang ditembak didepan tiga anaknya sampai tujuh kali tembakan.
Pria tersebut berusia 18 tahun, dia ditembak di tenggara kota ketika petugas sedang menindaklanjuti informasi tentang senjata yang diduga disimpan di dalam mobilnya, dilansir dari AFP.
Peter Newsham, Kepala Polisi Washington mengatakan bahwa ketika penembakan terjadi ketika polisi mendekati sang pria beberapa orang yang ada didalamnya berusaha melarikan diri, kemudian salah satu petugas mengeluarkan senjata dan melepaskan tembakan.
“Seseorang yang kami yakini pria dewasa itu dibawa ke rumah sakit setempat dan dinyatakan meninggal,” kata Peter dalam konferensi pers.
Seorang anggota dewan lokal, Trayon White mengatakan pada saluran berita WUSA9 bahwa ia telah berbicara dengan ibu dari sang pria yang terbunuh di Washington. Dia mengatakan bahwa keluarga ingin mengetahui kejadian dengan seterang-terangnya.
“Saya berbicara dengan ibunya sekitar 15 menit yang lalu dan kami ingin mencari tahu apa yang ada di rekaman kamera tubuh, untuk mencari tahu apakah dia melarikan diri mengapa dia ditembak,” ucap dia.
“Beberapa orang mengatakan dia ditembak di depan, beberapa orang mengatakan dia ditembak di belakang,” kata White, yang mengidentifikasi pemuda itu sebagai pria keturunan Afrika-Amerika, kepada situs berita DCist.
Penembakan ini menambah daftar peembakan yang terjadi oleh polisi terhadap pria kulit hitam.

