METROPOSTNews.com | Selangor yang Terendam banjir sejak 18 Desember 2021 menyebabkan tercatat 17 orang meninggal dunia akibat banjir.
Pemerintah Malaysia hingga hari ini Selasa, 21 Desember 2021 mencatat terdapat 17 korban yang meninggal dunia.
“Saya menyampaikan ucapan takziah kepada semua korban tragedi banjir yang mulai melanda Selangor pada tanggal 18 Desember yang lalu,” ungkap Amiruddin Shari selaku Menteri Besar Selangor dikutip dari Antara, Selasa 21 Desember 2021.

Saat ini tercatat terdapat 30.632 korban yang terdampak banjir dan 4.672 keluarga telah dievakuasi di 203 Pusat Pemindahan Sementara (PPS) Selangor.
“Angka sebenarnya dari korban dan keluarga diprediksi meningkat berdasarkan dua faktor,” jelas Amiruddin Shari.
Amiruddin menjelaskan faktor pertama adanya sebuah daerah yang menunjukkan peningkatan ketinggian air seperti Kuala Selangor dan Kuala Langat serta Sepang.
Sedangkan faktor kedua adalah adanya sebagian korban yang lebih memilih untuk tetap tinggal di kediaman masing-masing meskipun tim penyelaman sudah menghampiri mereka.
“Hingga kini 17 korban meninggal telah dicatat, namun pengesahan PDRM (polisi) masih diperlukan terkait penyebab kematian setiap korban,” tambahnya.
Ia juga mengatakan bahwa Pemerintah Negeri Selangor memberikan sumbangan RM10.000 kepada setiap keluarga korban banjir.
Selain itu selama operasi tim penyelamat, ada sebanyak 453 peralatan bantuan yang dioperasikan dari sejumlah agen dan badan Pemerintahan Negeri Selangor.
Pemerintah Persekutuan seperti Angkatan Pertahanan Malaysia (APM), Polisi Diraja Malaysia (PDRM), Jabatan Bomba dan Penyelamat Malaysia (JBPM), Angkatan Tentara Malaysia (ATM), Jabatan Kebajikan Masyarakat serta RELA juga ikut memberikan bantuan. (Andrian)
