
METROPOSTNews.com | Banten – Ramainya pemberitaan atas dugaan adanya pemotongan uang makan para anggota satgas BPBD, dibantah oleh sekertaris BPBD Banten Heri Yulianto
Menurut Heri diruang kerjanya menegaskan bahwa tidak benar ada pemotongan uang, adapun disebutkannya uang makan itu di pihak ke tiga.
“Ya pengusaha mau untung pasti, dengan harga nasi belum ditambah kotaknya dan ongkos ojek pasti dihitung juga. Anggaran makan satgas itu sebesar 30 ribu dan tiap hari satu kali makan, itu langsung diantar ke kantor,” ungkap Heri.
Saat ditanya apakah cukup para satgas mendapatkan satu kali makan, Heri mengatakan bahwa satgas selain dapat makan juga mendapat honor. Sementara terkait adanya penggantian uang 15 ribu, Heri mengatakan tidak mengetahuinya.
“Ya itu mungkin kesepakatan antara pihak ketiga dan satgas, kalau kami sebagai penanggung jawab kegiatan tidak membenarkan. Kebetulan kegiatan makan itu ada di saya sebagai sekretaris Badan serta PPTKnya, saya melarang jikalau ada penggantian uang,” tutur Heri yulianto di ruang kerjanya.
Heri juga menegaskan bahwa memang disaat terjadi bencana, teknis terkadang berubah karena situasi.
“Kalau bencana para satgas harus tetap mengambil nasi makan ke kantor karena pihak ketiga tidak mengantar ke lokasi,” tuturnya.
Saat ditanya jikalau keadaan bencana lokasinya jauh, apakah satgas yang mengambil, sekban BPBD tidak menjawab dengan mengalihkan pembicaraan ke hal lain.
(suryadi)

