METROPOST1.COM, Ciamis — Pembangunan yang berbasis pedesaan dilakukan untuk memperkuat pondasi perekonomian negara, mempercepat pengentasan kemiskinan, dan mengatasi kesenjangan perkembangan antar wilayah sebagai solusi bagi perubahan sosial.

Desa adalah basis perubahan, pembangunan pedesaan memungkinkan sumber-sumber ekonomi di gerakan ke pedesaan, sehingga desa menjadi tempat yang menarik sebagai tempat tinggal dan mencari kehidupan.
Desa Karanganyar Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis merupakan desa berpenduduk dengan mata pencaharian bidang pertanian, peternakan, dan perikanan yang terus menata masa depan mengikuti perkembangan jaman. Mandiri namun tetap menjunjung tinggi kebersamaan, gotong royong, dan religius yang kuat.
Berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat dilaksanakan secara berkesinambungan dengan pondasi perkembangan literasi di masyarakat untuk zona potensi kampung bunga kampung anyaman kampung sayur dan kampung kreatif.
“Saya dan masyarakat Karanganyar sangat mencintai perpustakaan ini karena merupakan pusat ilmu pengetahuan terdekat dan terjangkau yang sangat bermanfaat untuk menambah wawasan, meningkatkan kemampuan di berbagai bidang yang di butuhkan dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya berhasil menumbuhkan minat baca juga mampu berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat. Saya bangga perpustakaan pelita hati ini telah menjadi juara di hati masyarakat dan juga mendapatkan kepercayaan menjadi perpustakaan desa terbaik di kabupaten ciamis untuk mengikuti kejuaraan perpustakaan desa di tingkat provinsi Jawa Barat.” tutur Yanto Agus Sonjaya, sebagai kepala Desa Karanganyar yang kami temui di perpustakaan Pelita Hati desa Karanganyar.
Perpustakaan Pelita Hati desa Karanganyar adalah pusat pengembangan literasi masyarakat yang diresmikan pada tanggal 11 Oktober 2016, dan telah melakukan revolusi diantaranya dokumentasi arsip desa, kegiatan baca bedah buku ( BaBeKu ) , pendampingan pojok baca PAUD, pendampingan kebudayaan dan pengembangan potensi dengan praktek buku.
Dengan visi ciptakan perpustakaan sebagai sumber informasi menuju generasi cerdas dan bermartabat, serta misi meningkatkan minat dan budaya baca masyarakat, mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebudayaan. Meningkatkan jangkauan layanan perpustakaan secara merata kepada seluruh lapisan masyarakat.
Perpustakaan desa Karanganyar perpustakaan Pelita Hati menyusun berbagai program kerja dan menciptakan berbagai inovasi desa, diantaranya desa BISA (Bangun Inovasi Serap Aplikasi ), dusun cililitan mapan (mengangkat potensi andalan), dusun Galonggong Tembong (tani edukasi milenial berbasis gotong royong), dusun Bandaruka suka (sentra usaha kerajinan anyaman) dan dusun Kadugede (hade) hijau alami dongkrak ekonomi. sehingga tercipta karya-karya kreatif masyarakat yaitu produk-produk literasi kerajinan anyaman bambu dan lidi, produk limbah sampah, bungkus kopi dan karton bekas, serta kerajinan tangan limbah kayu dan batok kelapa.
“Saya sangat mendukung perpustakaan Pelita Hati desa Karanganyar untuk mengikuti lomba perpustakaan desa tingkat provinsi Jawa Barat karena perpustakaan desa didirikan untuk berbagai bahan bacaan sumber informasi yang bermanfaat yang mana diharapkan pengetahuan dan kemampuan masyarakat menjadi lebih baik sehingga mampu mengatasi berbagai persoalan, dan mampu mewujud kan kesejahteraan hidup nya”. Ucap Hj. Tini Nurmasari S.Sos.,MM sebagai kepala perpustakaan dan kearsipan Kabupaten Ciamis.
“Semoga ke depannya perpustakaan desa Karanganyar semakin maju dan bisa menjadi contoh bagi perpustakaan desa lainnya, menjadi juara bukanlah tujuan utama tapi bermanfaat bagi masyarakat itulah tujuan utama nya. ” Pungkasnya. ( Iwan Darmawan )