
Metropostnews.com/Cirebon – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas kelambatan beberapa kereta api akibat adanya gangguan perjalanan KA yang terjadi pada Sabtu (20/9) pukul 00.07 WIB dini hari di perlintasan sebidang JPL 157 Km 187+9/0 di Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu. Demikian disampaikan Muhibuddin Manager KAI Daop 3 Cirebon, Sabtu (20/9).
“Gangguan perjalanan KA ini diakibatkan terjadinya temperan KA Mataram relasi Pasarsenen-Solo oleh truk dengan nopol E 8569 RC,” kata Muhibuddin.
Menurutnya, akibat kejadian tersebut, beberapa kereta api yang berada di wilayah Daop 3 Cirebon mengalami kelambatan, antara lain:
– KA 76 (Mataram) relasi Pasarsenen-Solo
– KA 164 (Gumarang) relasi Pasarsenen-Surabayapasarturi
– KA 150 (Singasari) relasi Pasarsenen-Blitar
– KA 120 (Gunungjati) relasi Gambir-Cirebon
– KA 92 (Jayabaya) relasi Pasarsenen-Surabayapasarturi
– KA 22 (Argo Muria) relasi Gambir-Semarangtawang Bank Jateng
– dan beberapa kereta api lainnya
Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh para penumpang dan mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati saat melintasi perlintasan sebidang kereta api.
Muhibbuddin juga mengingatkan bahwa menurut Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pengemudi kendaraan wajib berhenti ketika sinyal sudah berbunyi, palang pintu kereta api sudah mulai ditutup, dan memberikan hak utama kepada kereta api.
“KAI Daop 3 Cirebon mengimbau kepada para pengguna jalan untuk turut menjaga perjalanan kereta api dengan menaati aturan lalu lintas di perlintasan sebidang,” pungkasnya. (Cepy)
