
MetropostNews.com/Indramayu – Lucky Hakim memberikan tanggapannya saat ditanyai oleh awak media perihal kasus dugaan korupsi anggaran rumah dinas yang terjadi pada tahun 2022. Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti kasus lama tersebut.
Lucky Hakim menyatakan bahwa saat ini ia sedang fokus pada program kerja yang lebih penting, yaitu “sekolah rakyat”.
“Mohon maaf, sebenarnya saat ini kita sedang membahas sekolah rakyat. Kalau soal yang Anda tanyakan, saya belum tahu persis, apalagi kejadiannya di tahun ketika saya masih menjabat wakil dan bahkan saat itu saya mengundurkan diri,” kata Lucky Hakim kepada wartawan baru-baru ini.
Kasus dugaan korupsi ini bermula dari laporan yang diajukan oleh Gerakan Pemuda Peduli Perubahan Indramayu (PPPI). Mereka menemukan kejanggalan pada tunjangan perumahan pimpinan dan anggota DPRD Indramayu berdasarkan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). Anggaran yang dialokasikan dinilai tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku, sehingga menimbulkan kerugian negara.
( Arrie tharina)
