METROPOSTNews.com | Jakarta – Podcast Deddy Corbuzier yang tayang di kanal YouTube Deddy Corbuzier pada November 2021 di mana Deddy Corbuzier mewawancarai Kepala Staf TNI AD (KSAD) Jendral Dudung Abdurachman kini menuai kecaman dari berbagai pihak.
Pihak yang mengecam dan melaporkan Jendral Dudung adalah Koalisi Ulama, Habaib & Pengacara Anti Penodaan Agama.
Dalam acara itu Jendral Dudung menyinggung perihal sedekah dan cara berdoa dengan lebih spesifik mengatakan ‘Tuhan kita bukan orang Arab’.
“Kalau saya berdoa setelah salat, berdoa saya simpel aja, ya Tuhan, pakai Bahasa Indonesia aja karena Tuhan kita bukan orang Arab. Ya Tuhan, ya Allah SWT, saya ingin membantu orang, saya ingin menolong orang,” kata Dudung.
Pernyataan yang dilontarkan pada November 2021 tersebut menuai kecaman dan dilaporkan oleh Koalisi Ulama, Habaib & Pengacara Anti Penodaan Agama kepada Pusat Polisi Militer TNI AD (Puspomad) terkait dugaan penghinaan terhadap agama.
Kepala koordinator Koalisi Ulana, Damai Hari Lubis Mengatakan bahwa pernyataan Jendral Dudung itu diluar tupoksinya sebagai suatu pilar pertahanan negara. Secara hukum dan etika Dudung tidak pantas menyebut Tuhan Bukan Orang Arab.
“Pada kenyatannya Jendral Dudung melakukan tindakan yang sebaliknya daripada kewajiban-kewajiban tupoksinya sebagai salah satu peran sebagai aparatur abdi pilar ketahanan negara, jadi tidak sepantasnya secara etika dan secara hukum terkait pernyataan ‘Tuhan Bukan Orang Arab’,” kata Koordinator Koalisi Ulama, Damai Hari Lubis dalam keterangan resminya dikutip, Minggu (30/1).
Sosok Jendral Dudung sendiri adalah sosok yang memerangi fundamentalis agama, seperti dalam kasus penurunan sepanduk Habib Rizieq yang sempat heboh beberapa bulan lalu. (Dri)

