MetropostNews.com | INDRAMAYU — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berencana menghadirkan program Kampung Bahasa Asing untuk meningkatkan kemampuan warga dalam berbahasa Inggris, Mandarin, Jepang, dan Arab.
Program ini ditargetkan mulai berjalan pada November 2026. Nantinya, tenaga pengajar akan disiapkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Menurut Dedi, kemampuan berbahasa asing menjadi salah satu bekal penting untuk memperluas peluang kerja, terutama bagi masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri.
Indramayu pun menjadi salah satu daerah yang mendapat sorotan. Sebab, kabupaten di pesisir utara Jawa Barat ini dikenal sebagai salah satu kantong pekerja migran Indonesia, bersama Karawang dan Subang.
Tak hanya soal keterampilan bahasa, pemerintah juga ingin memastikan calon pekerja migran berangkat melalui jalur resmi dan mendapatkan perlindungan yang semestinya.
Kepala Disnakertrans Jawa Barat, I Gusti Agung Kim Fajar, menyebut kendala komunikasi dalam bahasa asing bahkan bisa membuat pekerja migran kesulitan menjalankan pekerjaannya hingga harus kembali ke Indonesia. (Arrie tharina)

