MetropostNews.com | LEBAK — Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lebak, Muhamad Agil Zulfikar, resmi mendapat mandat untuk memimpin Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Lebak.
Penunjukan tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Nomor 08-0230/Kpts/DPP-Gerindra/2026. SK tersebut diserahkan langsung oleh Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Banten, Andra Soni, di Serang, Jumat (18/9/2026).
Mandat tersebut menjadi tanggung jawab baru bagi Agil untuk melakukan konsolidasi organisasi dan menata struktur kepengurusan Gerindra di Kabupaten Lebak, termasuk menghadapi agenda Pemilu 2029.
Usai menerima mandat, Agil mengatakan langkah awal yang akan dilakukan adalah memperkuat konsolidasi internal partai bersama seluruh jajaran pengurus dan kader hingga tingkat ranting.
“Yang pertama tentu kita akan melakukan konsolidasi internal partai. Kemudian melakukan penataan struktur organisasi hingga tingkat ranting agar seluruh jajaran memiliki koordinasi dan arah gerak yang sama,” ujar Agil, Sabtu (19/9/2026).
Agil juga menyampaikan rencana memperluas jaringan kader, relawan, dan simpatisan Gerindra di seluruh wilayah Kabupaten Lebak yang mencakup 28 kecamatan.
“Kita akan memperluas jaringan kader, relawan, dan simpatisan di 28 kecamatan. Ini penting agar komunikasi dan kerja-kerja organisasi bisa semakin kuat sampai ke tingkat bawah,” katanya.
Selain konsolidasi internal, Agil mengatakan pihaknya akan menyosialisasikan program-program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Gubernur Banten Andra Soni kepada masyarakat melalui kegiatan kepartaian maupun komunikasi langsung.
Menurut Agil, penyampaian program pemerintah perlu disertai komunikasi dengan masyarakat dan kerja nyata di lapangan.
“Kita juga akan menyosialisasikan program Presiden Prabowo Subianto dan Gubernur Banten Andra Soni kepada masyarakat. Tentunya penyampaian program harus dibarengi dengan kerja nyata dan komunikasi yang baik dengan masyarakat,” tuturnya.
Dalam rangka persiapan menghadapi Pemilu 2029, Agil juga menyebut akan melakukan pemetaan kondisi dan kekuatan politik di Kabupaten Lebak. Menurut dia, pemetaan tersebut diperlukan sebagai bahan evaluasi dalam menentukan langkah organisasi.
“Kita akan melakukan pemetaan kekuatan partai politik di Kabupaten Lebak. Dari situ kita bisa melihat kondisi di lapangan dan menyusun langkah organisasi secara lebih terukur,” ujarnya.
Agil menegaskan bahwa aktivitas partai tidak hanya berkaitan dengan momentum pemilu. Ia menyebut Gerindra juga perlu memperjuangkan aspirasi masyarakat dan memberikan pendampingan terhadap warga yang membutuhkan.
“Kita harus proaktif melakukan kerja-kerja politik dengan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Termasuk melakukan advokasi kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan dan pendampingan,” katanya.
Untuk menjalankan berbagai agenda tersebut, Agil mengatakan dibutuhkan keterlibatan seluruh jajaran pengurus, kader, relawan, dan simpatisan.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh pengurus serta kader di semua tingkatan untuk membangun Gerindra Lebak,” tegasnya.
Agil menyatakan optimistis konsolidasi bersama seluruh jajaran dapat memperkuat organisasi Gerindra di Kabupaten Lebak dalam menghadapi Pemilu 2029.
“Kami optimistis dengan sinergi dan kolaborasi seluruh pengurus di semua tingkatan, Gerindra Lebak akan berjaya pada Pemilu 2029,” pungkas Agil. (Ajat)

