MetropostNews.com | INDRAMAYU — Kabar kurang sedap datang dari dunia olahraga Kabupaten Indramayu. Sebanyak 34 cabang olahraga (cabor) yang tergabung dalam kontingen Indramayu mengancam tidak memberangkatkan atletnya ke Porprov Jabar XV yang dijadwalkan berlangsung Oktober-November 2026.
Pemicunya? Belum adanya kepastian anggaran untuk persiapan dan keberangkatan atlet.
Sejumlah cabor yang disebut berpeluang meraih medali bahkan sudah menyuarakan keberatan. Di antaranya Perbakin, Perbasi, Kempo, Tarung Drajat, sepak takraw, bola voli pasir, judo, gulat, dan tinju.
Perbakin misalnya, menargetkan 1 emas dan 1 perak. Namun, pengurus mengaku masih menunggu kepastian dukungan anggaran untuk kebutuhan atlet, termasuk akomodasi dan persiapan.
Sementara Perbasi menyebut akan membawa 28 atlet dan membutuhkan biaya selama sekitar 10 hari pertandingan.
KONI Indramayu sendiri disebut telah mengajukan anggaran sekitar Rp4 miliar. Namun sampai sekarang belum ada realisasi.
Yang menjadi perhatian, jumlah atlet dan official yang akan mengikuti Porprov mencapai sekitar 428 orang.
Kalau persoalan anggaran ini tak segera mendapat kepastian, bukan tidak mungkin sejumlah atlet terbaik Indramayu harus gigit jari dan batal tampil di ajang olahraga terbesar Jawa Barat tersebut.
Padahal, Porprov bukan hanya soal pertandingan, tapi juga membawa nama Kabupaten Indramayu.
(Arrie tharina)

