MetropostNews.com | LEBAK – Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Lebak menghimbau para orang tua dan guru untuk tetap melakukan pengawasan terhadap aktivitas siswa selama masa libur panjang sekolah. Imbauan tersebut disampaikan agar peserta didik tetap menjalani kegiatan yang positif, aman, dan bermanfaat bagi perkembangan karakter serta kemampuan mereka.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Doddy Irawan, mengatakan masa libur sekolah sebaiknya dimanfaatkan untuk kegiatan yang bersifat edukatif sehingga kebiasaan belajar dan pengembangan diri siswa tetap terjaga meskipun kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah sedang tidak berlangsung.
“Guru dapat memberikan arahan dan motivasi kepada siswa agar tetap melakukan aktivitas yang edukatif selama libur sekolah, seperti membaca buku, mengikuti kegiatan positif di lingkungan sekitar, maupun mengembangkan minat dan bakat,” ujar Doddy, Senin (29/6/2026).
Menurutnya, masa libur bukan berarti siswa menghentikan seluruh aktivitas pembelajaran. Ia menilai kebiasaan positif yang telah dibangun selama di sekolah perlu tetap dipelihara melalui kegiatan yang mendukung perkembangan pengetahuan, keterampilan, dan karakter peserta didik.
Selain itu, Doddy menegaskan bahwa keterlibatan orang tua memiliki peran penting dalam mendampingi anak selama liburan. Pengawasan dari keluarga dinilai menjadi faktor utama untuk memastikan anak terhindar dari aktivitas yang berisiko serta mampu memanfaatkan waktu luang secara produktif.
“Pengawasan dari keluarga sangat penting agar siswa terhindar dari aktivitas yang berisiko serta tetap memanfaatkan waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat. Kami berharap sinergi antara sekolah dan orang tua dapat terus terjalin, sehingga proses pembentukan karakter dan kebiasaan positif siswa tetap berlangsung meskipun sedang menjalani masa libur sekolah,” katanya.
Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak berharap kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan lingkungan sekitar terus terjalin dengan baik. Dengan demikian, masa libur sekolah tidak hanya menjadi waktu untuk beristirahat, tetapi juga menjadi kesempatan bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi diri melalui berbagai kegiatan yang positif, edukatif, dan bermanfaat. (Ajat)

