Metropostnews.com | LEBAK – Menjelang arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026, Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) mempercepat pemeliharaan sejumlah ruas jalan di Kabupaten Lebak. Upaya ini dilakukan guna memastikan jalur mudik aman, nyaman, dan layak dilalui masyarakat.
Memasuki H-7 Lebaran, Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengelolaan Jalan dan Jembatan (UPTD PJJ) Wilayah Lebak melakukan berbagai kegiatan pemeliharaan jalan. Kegiatan tersebut meliputi perbaikan jalan berlubang, tambal sulam aspal, pembersihan saluran drainase, hingga pengecekan struktur jalan.
Berdasarkan pantauan di lapangan pada, Senin (17/3/2026), tim teknis DPUPR Banten melakukan perbaikan di sejumlah ruas strategis, di antaranya jalan Maja–Kopo–Rangkasbitung dan Maja–Koleang. Perbaikan difokuskan pada titik-titik kerusakan yang berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas saat volume kendaraan meningkat.
Kepala Seksi UPTD PJJ Wilayah Kabupaten Lebak, H. Firman Zuliansyah, mengatakan bahwa pemeliharaan ini merupakan langkah preventif untuk mencegah kerusakan jalan yang lebih parah.
“Kami terus berupaya menjaga kondisi jalan agar tetap layak dan aman bagi pengguna. Dengan pemeliharaan berkala, kami berharap ruas jalan ini dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melintas, terutama menjelang Lebaran 2026,” ujarnya.
Selain perbaikan jalan, tim juga melakukan pembersihan drainase di sepanjang ruas jalan guna memastikan aliran air tetap lancar dan tidak menimbulkan genangan yang dapat mempercepat kerusakan infrastruktur.
Menurut Firman, pemeliharaan jalan akan terus dilakukan secara berkala, khususnya menjelang momentum mudik yang identik dengan peningkatan mobilitas masyarakat.
“Kami juga mengimbau kepada masyarakat dan pengguna jalan agar tetap berhati-hati saat melintas di lokasi perbaikan serta mendukung upaya pemeliharaan infrastruktur jalan demi kenyamanan bersama,” katanya.
Dengan adanya pemeliharaan rutin tersebut, diharapkan ruas jalan Maja–Kopo–Rangkasbitung dan Maja–Koleang tetap dalam kondisi baik dan aman digunakan. Infrastruktur jalan yang terjaga dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran transportasi serta mobilitas warga yang akan merayakan Idul Fitri di kampung halaman. (Ajat)

