Metropostnews.com | Lebak – Pemerintah Kabupaten Lebak terus mematangkan perencanaan pembangunan daerah untuk tahun 2027 melalui Forum Lintas Perangkat Daerah yang digelar pada 4–6 Maret 2026.
Pelaksana Tugas Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Lebak, Widy Ferdian, mengatakan forum tersebut merupakan tahapan penting dalam menyinergikan program pembangunan antar perangkat daerah.
“Forum lintas perangkat daerah ini merupakan tahapan penting dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Lebak Tahun 2027,” kata Widy Ferdian, Sabtu (7/3/2026).
Ia menjelaskan, forum tersebut merupakan kelanjutan dari rangkaian tahapan perencanaan pembangunan yang telah dilaksanakan sebelumnya, mulai dari konsultasi publik, musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) desa, Musrenbang kecamatan, reses DPRD, hingga forum perangkat daerah.
Kegiatan Forum Lintas Perangkat Daerah tersebut dipimpin oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Lebak, Halson Nainggolan, dengan melibatkan seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkab Lebak.
Dalam forum tersebut, masing-masing perangkat daerah membahas sinergi program, kegiatan, dan sub kegiatan yang akan mendukung fokus pembangunan Kabupaten Lebak pada tahun 2027.
Adapun fokus pembangunan daerah pada tahun tersebut, sebagaimana arahan Bupati Lebak Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya, meliputi peningkatan ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur, penanggulangan kemiskinan, serta peningkatan kualitas layanan publik dan penataan kawasan perkotaan.
Widy menjelaskan, pada sektor ketahanan pangan pemerintah daerah merencanakan sejumlah langkah strategis, di antaranya perbaikan jaringan irigasi, pembangunan jalan usaha tani, serta penyediaan sarana dan prasarana bagi sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.
Sementara pada sektor infrastruktur, pembangunan akan difokuskan pada pembangunan jalan poros desa, rekonstruksi jalan kabupaten, serta perbaikan sejumlah jembatan yang menjadi akses vital bagi masyarakat.
Di sisi lain, upaya penanggulangan kemiskinan akan dilakukan melalui berbagai program, antara lain bantuan layanan kesehatan bagi masyarakat miskin, perbaikan rumah tidak layak huni, penyediaan sarana sanitasi dan air bersih, pengembangan usaha ekonomi produktif bagi fakir miskin dan penyandang disabilitas, serta pemberian beasiswa bagi santri dari keluarga kurang mampu.
Adapun dalam peningkatan kualitas layanan publik dan penataan kawasan perkotaan, pemerintah daerah merencanakan perbaikan drainase dan embung perkotaan, penataan kawasan Balong Ranca Lentah, penguatan pengelolaan persampahan melalui penyediaan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), serta perbaikan pasar daerah.
“Hasil forum lintas ini nantinya akan menjadi bahan penyempurnaan rancangan Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja PD) Tahun 2027,” ujar Widy.
Sementara itu, dalam arahannya, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Lebak, Halson Nainggolan, mengingatkan seluruh perangkat daerah agar mengoptimalkan penggunaan anggaran yang tersedia.
Ia menekankan setiap program, kegiatan, dan sub kegiatan yang direncanakan harus memberikan manfaat nyata serta berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Ajat)

