MetropostNews.com | Lebak – Keluarga Besar Organisasi Masyarakat Badak Banten Perjuangan (BBP) menggelar dzikir dan istighosah berjamaah sebagai agenda rutin akhir tahun. Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dilaksanakan di Kantor Pusat BBP, Jalan Raya Sampay–Cileles, Kampung Julat, Desa Muaradua, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Minggu (21/12/2025).
Istighosah dipimpin oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Cikulur, KH Maemun Albari, dan diikuti oleh jajaran pengurus serta anggota Ormas BBP, tokoh agama, serta masyarakat sekitar.
Sejumlah tokoh dan pejabat daerah turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ketua Dewan Pembina Kenaziran Sultan Maulana Hasanuddin Banten KH TB Mudakir Hasan Fuad, Ketua Gapensi Kabupaten Lebak Nabil Jayabaya, Ketua DPRD Kabupaten Lebak dr. Juwita Wulandari, Wakil Ketua DPRD Lebak Acep Dimiyati, pengusaha H. Mega Jayabaya, Kepala Badan Kesbangpol Lebak, Kasat Intelkam Polres Lebak, Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Lebak, anggota DPRD Lebak Arsid dan Hasan Gaos, unsur Muspika Kecamatan Cikulur, APDESI Kecamatan Cikulur, serta para ulama dan umaro Kabupaten Lebak.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Gapensi Kabupaten Lebak Nabil Jayabaya menyampaikan pernyataan sikap untuk bergabung dan berjalan bersama Ormas Badak Banten Perjuangan.
“Hari ini saya menyatakan diri sebagai bagian dari keluarga besar Badak Banten Perjuangan. Mari kita melangkah bersama dalam satu tujuan dan kepentingan demi kemajuan Kabupaten Lebak,” ujar Nabil Jayabaya.
Sementara itu, Ketua Umum Ormas Badak Banten Perjuangan, H. Eli Sahroni yang akrab disapa Raja Badak, mengatakan bahwa istighosah akhir tahun merupakan bentuk ikhtiar spiritual dalam menyambut pergantian tahun dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Istighosah di akhir tahun adalah ikhtiar untuk memohon keselamatan, kedamaian, dan keberkahan bagi diri sendiri, masyarakat, serta bangsa. Kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah dan solidaritas sosial,” kata Eli Sahroni.
Ia menambahkan, istighosah di penghujung tahun memiliki makna sebagai momentum muhasabah atau evaluasi diri, memohon ampunan atas kesalahan di masa lalu, serta memanjatkan doa agar tahun mendatang menjadi lebih baik.
“Akhir tahun adalah waktu yang tepat untuk refleksi dan taubat, memohon pertolongan serta perlindungan Allah SWT dalam menghadapi tantangan kehidupan ke depan,” tambahnya.
Ketua DPRD Kabupaten Lebak, dr. Juwita Wulandari, turut mengapresiasi peran Ormas Badak Banten Perjuangan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.
“Saya mengapresiasi Badak Banten Perjuangan yang konsisten berkontribusi di tengah masyarakat. Semoga terus berpartisipasi dalam mewujudkan Lebak Ruhay, Banten Gemilang, dan Indonesia Maju,” ujarnya.
Kegiatan istighosah tersebut ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan, persatuan, serta kemajuan Kabupaten Lebak dan bangsa Indonesia. (Ajat)
