MetropostNews.com | Tangerang – PT Agung Sedayu Group (ASG) kembali menjadi penopang kebutuhan masyarakat Kabupaten Tangerang. Melalui program Koperasi Merah Putih, ASG menyalurkan Rp 6 miliar untuk 60 koperasi desa dalam tahap pertama. Sementara Pemerintah Kabupaten Tangerang hanya hadir dalam seremoni di GSG Tigaraksa.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengapresiasi inisiatif Agung Sedayu Group (ASG) yang telah memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan koperasi di daerah Kabupaten Tangerang.
“Dukungan yang diberikan ASG merupakan model bukti nyata keterlibatan semua pihak untuk mendukung serta menyukseskan Koperasi Desa/Kelurahan merah putih. Koperasi harus menjadi motor penggerak ekonomi rakyat. Dengan adanya dukungan dari pihak swasta seperti ASG, kami berharap koperasi di Kabupaten Tangerang dapat tumbuh lebih kuat dan profesional,” ucap Ferry.
menurut Bupati Kabupaten Tangerang, Maesyal Rasyid, diwilayahnya terdapat 274 koperasi desa/kelurahan. Artinya, lebih dari 200 koperasi belum tersentuh bantuan untuk menunggu giliran, atau menunggu swasta lainnya.
Penyaluran CSR dari PT Agung Sedayu Group (ASG) untuk Koperasi Merah Putih di Kabupaten Tangerang masih bertahap.
“Untuk tahap pertama 60 Desa,sisanya menyusul, sesuai dengan kesiapan para ketua koperasi masing-masing,”ucap Maesyal Rasyid.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Estate Manajemen Agung Sedayu Group (ASG), Restu Mahesa menyampaikan, bahwa dana bantuan ini diharapkan dapat memperkuat permodalan koperasi desa maupun kelurahan, sehingga mampu mendorong perekonomian lokal dan pelaku usaha mikro di wilayah Kabupaten Tangerang.
“Program ini merupakan komitmen kami untuk mendukung kemandirian ekonomi masyarakat melalui penguatan koperasi sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan,” ujarnya.
ASG dan PIK 2 sebelumnya juga telah menanggung berbagai kebutuhan sosial warga Kabupaten Tangerang, mulai dari bedah rumah nelayan, renovasi sekolah, pembangunan masjid, BPJS untuk 1.000 nelayan, santunan pesantren dan tahfiz Qur’an, pembangunan Community Center, hingga Baksos Ramadhan 1446 H sekaligus santunan santri yatim di Yayasan Pendidikan Assalam.
Menurut Ketua YLPK Perari Kabupaten Tangerang, Rian Hidayat, jika ini yang disebut kolaborasi, jangan sampai sejarah mencatat sebagai pelimpahan tanggung jawab
“Kalau semua kebutuhan dan koperasi rakyat dibiayai swasta, pemerintah hadirnya di mana? Jangan sampai sejarah mencatat sebagai pelimpahan tanggung jawab,” tegasnya
Pada acara itu, Ketua Koperasi Desa Merah Putih Kosambi Robiansyah mengatakan pihaknya merupakan satu dari 60 penerima manfaat dana CSR dari ASG itu.
“Alhamdulillah, kami mendapatkan bantuan dana CSR dari Agung Sedayu Group. Ini sangat membantu untuk program operasional Koperasi Merah Putih Kosambi”, ucapnya.
(Rediana/reggy)

