MetropostNews.com/Indramayu – Siti Naliyah (37), seorang ibu asal Desa Patrol Baru, Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, tak kuasa menahan tangis haru.
Ia bersyukur anak ketiganya, Lukman (13), akhirnya bisa kembali melanjutkan pendidikan melalui program Sekolah Rakyat (SR).
Hari ini, Senin (29/9/2025), Siti bersama Lukman datang langsung ke Balai Latihan Kerja (BLK) Indramayu untuk bertemu Menteri Sosial Syaifullah Yusuf.
Acara tersebut juga dihadiri Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono dan Bupati Indramayu Lucky Hakim.
“Alhamdulillah senang, anak saya bisa sekolah lagi,” ucap Siti sembari mengusap air matanya.
Siti mengungkapkan, Lukman baru saja lulus SD, namun sempat terpaksa tidak melanjutkan ke SMP karena ketiadaan biaya.
“Karena gak punya biaya, kondisi saya sekarang lagi susah,” tutur Siti lirih.
Ia bercerita bahwa dirinya merupakan seorang single parent setelah tiga kali menikah.
Dari pernikahannya, Siti memiliki lima orang anak. Anak pertama dan kedua ikut ayah mereka, sementara Lukman dan adiknya tinggal bersama Siti.
Ayah Lukman, diketahui sudah meninggal dunia, sedangkan anak bungsu Siti yang masih berusia tiga tahun ditinggalkan ayahnya begitu saja tanpa tanggung jawab.
Untuk bertahan hidup, Siti bekerja serabutan. Ia biasa berjualan kue keliling milik orang lain, bahkan terkadang menerima jasa pijat.
Penghasilan yang diperolehnya pun hanya cukup untuk kebutuhan makan sehari-hari.
“Kerja apa saja yang penting bisa ngehidupin anak,” kata Siti.
Di sisi lain, Siti Naliyah mengaku mengenal program Sekolah Rakyat setelah mendapat tawaran dari perangkat desa. Tanpa pikir panjang, ia segera mendaftarkan Lukman.
Ia pun berharap besar, dengan adanya sekolah ini anaknya bisa menatap masa depan yang lebih baik.
“Intinya biar pinter, bisa ngaji, jadi orang sukses,” harap Siti, “kepada awak media. ( Arrie tharina)
