Metropostnews.com/Kab.Tangerang – Subandi Misbah Peneliti Senior dari Visi Nusantara atau Vinus mengeluhkan buruknya layanan publik dari Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) yang kegiatan nya berkantor di lantai IV, Pendopo Bupati Tangerang, Puspemkab Tangerang, Kecamatan Tigaraksa.
Dalam keterangannya yang diterima Metro Pos, Pentolan Aktivis Mahasiswa pelopor era Reformasi ini menuturkan, saat Kamis 10 Juli 2025, sekira pukul 10.00 WIB, Subandi bersama sejumlah Aktivis lainnya ingin menemui Birokrat yang dapurnya ngebul atau digaji atas hasil pajak yang dipungut dari rakyat.
Kepentingannya, untuk mendiskusikan ihwal kondisi kesejahteraan sosial masyarakat di wilayah kesohor dengan julukan kota sejuta industri ini. Alih-alih mendapat sambutan ramah tamah dan kesigapan dari para abdi negara, justru yang didapati kantor yang kosong melompong.
Kondisi yang demikian ini pastinya memantik kekecewaan yang memberi kesan bahwa negara adalah pelayan dan pelindung warganya, bak mimpi di siang bolong. Pasalnya, Subandi merupakan salah satu sosok penting penggarap Visi-Misi bupati Tangerang dan wakilnya, Maesyal- Intan yang sekira 4 bulan menjabat dan hingga 2030 mendatang.
“Kabarnya, (birokrat) Bagian Kesra sedang pada ke Pantai Anyer semua tanpa menyisakan 1 pun pegawai. Oleh karena itu, mohon perhatian Pak bupati (Maesyal Rasyid), Ibu Wakil bupati (Intan Nurul Hikmah) dan Pak Sekda (Soma Atmaja), Ini pelayanan model apa ini,” ungkapnya.
Hingga berita ini dimuat, Sekertaris Daerah (Sekda) Soma Atmaja yang dikonfirmasi sekira pukul 16.00 WIB soal buruknya pelayanan publik anak buahnya ini, belum merespons. Jurnalis coba menghubungi melalui WhatsApp nya di 0812 —- 9966 tapi tak aktif.

