Metropostnews.com/LEBAK – Masyarakat Kabupaten Lebak antusias menyambut program pelayanan Keluarga Berencana (KB) gratis yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Lebak. Program ini berlangsung sejak 5 hingga 31 Mei 2025 dan tersedia di berbagai fasilitas kesehatan, baik milik pemerintah maupun swasta.
Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan KB DP3AP2KB Lebak, Tuti Nurasiah, menyampaikan bahwa layanan ini mendapat respons positif, terutama dari para akseptor yang ingin mengganti alat kontrasepsi jenis implan yang masa pakainya telah habis.
“Alat kontrasepsi suntik dan implan paling diminati. Suntik KB harus dilakukan setiap tiga bulan, sedangkan implan bertahan hingga tiga tahun,” ujar Tuti, Selasa (13/05/2025).
Ia menjelaskan, biaya penggantian implan yang cukup tinggi membuat banyak akseptor memanfaatkan program ini untuk melakukan penggantian secara gratis.
“Kesempatan ini sangat membantu, karena biaya penggantian implan biasanya tidak murah,” ujarnya.
Tuti mengimbau masyarakat agar memanfaatkan pelayanan KB gratis ini semaksimal mungkin. Layanan tersedia di puskesmas, klinik, dan praktik mandiri bidan, serta dapat diakses melalui kader KB setempat.
“Ini kesempatan baik. Selain gratis, layanan dilakukan sesuai standar,” jelasnya. Ia berharap program ini mampu meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menciptakan keluarga sehat dan sejahtera.
Salah seorang warga, Imas Masitoh, mengaku telah mendatangi Puskesmas di Kecamatan Rangkasbitung untuk mendapatkan layanan KB suntik.
“Anak saya empat, jadi saya ingin ikut KB. Kebetulan ada program gratis,” ungkapnya.
Melalui program ini, pemerintah daerah berharap dapat terus mendorong kesejahteraan keluarga serta pengendalian pertumbuhan penduduk secara berkelanjutan. (Apuh)

