Metropostnews.com/Kab.Tangerang – Kelompok 117 Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Tematik Desa Patra Manggala Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Kamis (30/01/25) menggelar kegiatan “Sosialisasi UMKM” bertempat di Kantor Desa Patra Manggala Kecamatan Kemiri Kabupaten Tangerang Banten. Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Sekretaris Desa Patra Manggala Ade Subandi, Staff Desa Patra Manggala Ahmad Yani, Dosen Pembimbing Lapangan Kelompok 117 KKM Untirta Dr.Dipl.Ing (FH) Rangga Galura Gumelar, M.Si dan Praktisi Digital Marketing Gasa. Sebagai peserta adalah perwakilan masyarakat Desa Patra Manggala yang merupakan pelaku UMKM. Dalam sambutannya Sekretaris Desa Patra Manggala Ade Subandi mengatakan Kelompok 117 Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Tematik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa tersebut sudah berada di desa Patra Manggala selama 2 minggu, dan telah banyak melaksanakan beragam kegiatan. “Kita berkumpul disini merupakan bentuk kepedulian para mahasiswa agar warga desa ini melek terkait digital. Tujuannya adalah untuk memajukan UMKM agar bisa berkembang melalui medsos.” Ungkapnya didepan para peserta. Sementara itu pemateri 1, Dr.Dipl.Ing (FH) Rangga Galura Gumelar, M.Si dalam pemaparannya menyoroti tentang bagaimana pelaku UMKM melaksanakan proses perijinan produk, hingga kreativitas dalam pengemasan produk. “Bagi yang belum berijin, segera lakukan tahapannya, agar UMKM anda terdata. Dan untuk pengemasan produknya bisa ditingkatkan kualitasnya agar lebih menarik, dan produk lebih terjaga.” Ujar Rangga saat memberikan materi. Berbeda halnya dengan isi materi dari Gasa yang lebih mengutamakan cara untuk mempromosikan UMKM para peserta melalui media sosial, seperti Instagram, facebook dan tiktok. “Sebisa mungkin, setiap hari content promosi harus dibuat dan dishare melalui medsos. Perhatikan bentuk contentnya. Bisa dibuat secara sederhana, mulai dari tulisan, atau foto bahkan video.” Kata Gasa antusias. Saat ini pengaruh promosi UMKM melalui media sosial, tambahnya, telah disediakan oleh banyak platform. Oleh karena itu, ada alternatif bagi para pelaku UMKM yaitu dengan mewadahi usaha mereka dalam bentuk promosi online yang notabene memiliki peminat mulai dari kalangan muda hingga kalangan tua yang lebih banyak sehingga dirasa lebih efektif dalam menarik minat konsumen. (Gasa)
