MetropostNews.com-Lampung Utara – 73 peserta sekolah dari 4 kecamatan Abung Surakarta, Abung Timur, Muara Sungkai, dan Bunga Mayang.
Yang ikut dalam sosialisasi dan evaluasi dana BOS jenjang sekolah dasar yang di pusatkan di SDN 01 Bandar Sakti, kecamatan Abung Surakarta, Kabupaten Lampung Utara.Kamis 19/09/2024.
Dalam pelaksanaan sosialisi tersebut di hadiri oleh kepala Dinas Pendidikan yang di wakili oleh Kabid Pendidikan, Opiansyah,Spd.,MM.,Beserta jajaran nya yang berkaborasi dengan Ispitorat Lampung Utara,yang di wakili oleh Riski SH Auditor Madya beserta jajaran nya,serta tim BPKAD dari bagian aset sekolah serta 73 kepala sekolah yang ada di 4 kecamatan.

Dalam kata sambutan di sampaikan okeh K3S Abung Surakarta,Syahroji. Spd,.menyampaikan selamat datang serta terima kasih kepada tim Dinas Pendidikan kabupaten Lampung Utara beserta rombongan dari ispitorat, dan BPKAD dalam rangka memberikan bimbingan sosialisasi pengunaan dana bos yang ada di Empat kecamatan Abung Surakarta, Abung Timur, Muara Sungkai dan Bunga Mayang.
Kami kepala sekolah dari 4 kecamatan agar kiranya di berikan petunjuk dan bimbingan serta arahan agar di dalam pengolahan dana bos tepat sasaran.
Sehingga tidak terjadi suatu kesalahan di dalam pengunaan dana bos tersebut”ucap Syahroji.
Terutama dalam pembuatan laporan surat pertanggung jawaban. “, lanjut Syahroji. Dengan harapan agar kami semua kepala sekolah yang hadir pada saat ini betul betul dapat memahami apa yang akan di sampaikan oleh pamateri dari Diknas,Ispitorat,serta BPKAD kabupaten Lampung Utara.
Tidak ada kerancuan dan kesalahan lagi” tegas Syahroji Spd. Senada dengan pemateri dinas Kabupaten Lampung Utara,mengatakan bahwa dana bos adalah program yang di usung oleh pemerintah untuk membantu sekolah di seluruh Indonesia dalam hal ini khusus nya yang mengikuti sosialisasi pada saat ini agar dapat menerima penjelasan penjelasan dari tim aset dari BPKAD dan Ispitorat supaya benar benar di pahami dan di mengerti agar nanti nya tidak menimbulkan suatu persoalan kembali dari yang lalu lalu”ujar Opi.
Lanjut nya,seperti untuk keperluan sekolah,pemiliharaan sarana dan prasarana sekolah dalam menunjang kegiatan belajar mengajar.
Saya berharap agar pengunaan dana bos tepat sasaran sehingga berjalan dengan efektif dan efisiensi serta transparan”tutup Opi.
Red/Mulkan
