Metropostnews.com-PANDEGLANG Masjid Agung Ar Rahman Pandeglang nyaris terbakar karena konseleting listrik pada Senin, 25 Desember 2023, pukul 19.30 WIB.
Para jemaah masjid yang sedang melakukan ibadah di mesjid agung berhamburan saat melihat asap dari bangunan belakang Masjid Ar Rahman yang diduga berasal dari korsleting listrik pada jaringan kabel utama.
Beruntung, nyala api dapat dipadamkan berkat kesigapan petugas Pemadam Kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Kabupaten Pandeglang yang datang melakukan pemadaman.
Ibu Raden Yunce Dewi salah satu Sekdis Disdukcapil yang melihat peristiwa itu menuturkan, saat itu akan salat Isya berjamaah.
“Tadi itu sudah ambil wudhu mau salat Isya. Pas mau memasuki waktu adzan Isya mati lampu, dikira dayanya gak kuat,” katanya kepada metropost, Senin, 25 Desember 2023.
Kemudian dinyalain, lalu mati lagi. Dinyalain lagi dan kembali mati lagi.
“Tadi itu sampai tiga kali mati, terus tercium bau hangus kayak yang terbakar. Pas dicek ternyata ada api menyala di bagian belakang bangunan masjid, pas jaringan kabelnya,” katanya.
Seketika itu, Yunce bergegas menghubungi pemadam kebakaran. Tidak berselang lama datang dan langsung melakukan upaya pemadaman.
“Alhamdulillah apinya sudah padam. Tadi itu kita juga belum sempat salat Isya karena memang pas mau adzan listriknya mati, jadi belum sempat adzan Isya,” katanya.
Sekretaris BPBD Pemadan Kebakaran Pandeglang Nana Mulyana mengatakan, sekira pukul 19.20 WIV pihaknya menerima laporan dari warga.
“Di Masjid Agung Ar Rahman terjadi korsleting listrik. Maka kami dari BPBD-PK dan dari unsur TNI, Polri langsung bergegas melakukan upaya pemadaman,” katanya.
Setelah dilakukan pengecekan, betul di KWH belakang masjid ada percikan api. Kemudian langsung memadamkannya.
“Kami menurunkan dua unit mobil pemadam untuk melakukan pemadaman. kami juga sudah menghubungi pihak PLN untuk segera melakukan pengecekan karena Masjid Agung Ar Rahman listriknya mati total pasca kebakaran,” katanya.
(MP)

