Metropostnews.com/Sukabumi – Akhir – Akhir ini Publik dihebohkan dengan dugaan penganiayaan yang berakibat hilangnya nyawa Dini Sera Afrianti atau Andini seorang janda muda asal Sukabumi, Jawa Barat.
Tindak kejahatan ini terjadi pada Rabu, 4 Oktober 2023 dini hari di tempat karaoke Blackhole KTV Surabaya.
Sempat dilarikan ke National Hospital di kawasan Wiyung, Surabaya, namun nyawa Dini tidak dapat diselamatkan.
Identitas pelaku berinisial GTR berumur 31 tahun diduga adalah anak dari salah satu anggota DPR RI.
Hal itu diungkap kuasa hukum korban, Demas Yemahura, saat dikonfirmasi sejumlah awak media di Surabay dan di informasikan ke sejumlah sosial media pada Kamis, 5 Oktober 2023.
GTR merupakan pacar dari Andini yang mengajak korban ke tempat karaoke pada malam kejadian.
Jenazah Dini Sera Afrianti telah dibawa ke RSUD dr Soetomo Surabaya untuk dilakukan sejumlah pemeriksaan dan autopsi guna proses hukum lebih lanjut.
Sementara itu dengan beredarnya informasi yang menggemparkan ini, sosok profil Andini turut menjadi perhatian tersendiri oleh warganet.
Berikut ulasan singkat terkait profil Dini Sera Afrianti janda muda asal Sukabumi yang jadi korban pembunuhan di Surabaya.
Dini Sera Afrianti alias Andini sendiri adalah seorang janda muda cantik asal Sukabumi, Jawa Barat, berusia 28 tahun dia meninggal di Blackhole KTV Surabaya akibat penganiayaan.
Wanita berbintang Libra ini sempat membuat unggahan di media sosial TikTok miliknya dengan pesan yang sangat miris.
“Ceweknya mati-matian jaga hati buat cowoknya, eh cowoknya mati-matian buat matiin ceweknya, chuakss,” tulis @bebyandine dikutip Metropostnews.com dari TikTok pada Kamis, 5 Oktober 2023.
Unggahan korban mencuri perhatian netizen dan menuai beragam komentar.
“Ya Allah kok bisa jadi kenyataan sih kata-katanya,” tulis @yulis di kolom komentar TikTok milik Andini.
Wanita cantik ini ditengarai telah menjalin hubungan dekat dengan pelaku GTR.l, namun sayang, hubungan tersebut harus berakhir dengan peristiwa yang tragis hilangnya nyawa Dini Sera Afrianti.
Sejumlah luka memar terdapat pada tubuh janda muda cantik tersebut, sementara hasil visum masih menunggu dari pihak RSUD dr Soetomo Surabaya.
Itulah informasi singkat terkait Dini Sera Afrianti alias Andini janda muda asal Sukabumi yang diduga jadi korban pembunuhan di Surabaya.
Korban memiliki seorang anak namun tidak pernah menemui selama hampir 12 tahun :
Jumat pagi, 6 Oktober 2023 pukul 04.00 WIB, jenazah Dini Sera Afrianti tiba di rumah duka, di Kampung Gunung Guruh Girang, Desa Babakan, Kecamatan Cisaat, Sukabumi.
Keluarganya di Sukabumi mendadak harus menerima kenyataan, Dini tewas diduga karena dianiaya oleh kekasihnya, anak anggota DPR RI, Gregorius Ronald Tannur.
Gregorius Ronald Tannur diduga menganiaya Dini hingga tewas, pada Rabu, 4 Oktober 2023.
Sebelum meninggal, wanita yang cukup aktif bermain TikTok itu dikabarkan terakhir kali terlihat di Sukabumi sekitar 12 tahun lalu.
Padahal, Dini Sera Afrianti yang berstatus janda itu meninggalkan seorang anak laki-laki berusia 12 tahun, yang masih membutuhkan kasih sayang dari ibunya.
Namun, informasi dari adiknya lewat story Instagram @fikaaa.rs, Jumat, 6 Oktober 2023, bahkan anaknya pun belum bertemu langsung dengan Dini Sera Afrianti sejak bayi.
“Kasihan anak teh belum pernah ketemu langsung sama mamanya dari bayi, tiba-tiba ditinggal (meninggal, red) duluan,” kata Fika.
Fakta tersebut menimbulkan pertanyaan, apa alasannya Dini tak pernah pulang ke Sukabumi? Bahkan, hingga akhirnya ia meninggal dunia.
Mewakili keluarganya, dalam story Instagram @fikaaa.rs, adiknya memberi jawaban atas pertanyaan tersebut.
“Yang bertanya kenapa almarhumah tidak pernah pulang? Kami punya kisah dan alasan sendiri untuk itu,” ungkap Fika.
Meski tak menjawab secara lugas, ia memastikan bahwa keluarganya tetap berhubungan baik, meski kakaknya tinggal di Surabaya.(MP)
