METROPOSTNews.com | Dikawasan suralaya kecamatan Pulo Merak diguyur hujan deras menyebabkan banjir disekitar lungkungan proyek pembangunan PLTU 9-10 Suralaya Kecamatan pulomerak pada Selasa (17/01/2023).
Dan Kepala BPBD Kota Cilegon Nikmatullah, mengatakan”Bahwa dari pihaknya mengakui akibat hujan deras terjadi banjir didaerah suralaya kecamatan Pulo Merak tempatnya di PLTU 9-10, dan apa lagi menurut Nikmatullah kontur tanah di PLTU Suralaya di nilai kurang relevan, mengingat tanah tersebut sangat rendah dan kurang dari tanah resapan air dan maka dari itu Nikmatullah nipis diri dati akibat pembangunan PLTU 9-10 Suralaya dan ditambah lagi curahnya hujan sanggat tinggi dan sehingga terjadi Banjir,” katanya
“Setelah kejadian ini,kita akhirnya pun,tau kan bahwa, dan memang posisi kantur tanah nya sangat rendah dan dari kemudian ini dan bagian yang berharga dalam pelajaran dan meskipun proyek tersebut belum jadi,(12/30/2023).
“Menurut Nikmatullah, dia meyakini setelah terjadi banjir akibat PLTU Suralaya 9-10 tentunya dari pihak pabrik akan mengevaluasi bangunan tersebut,”Menurutnya Nimatullah.
“Yakin bahwa pihak perusahaan di PT PLTU 9-10 akan ada mengevaluasi terkait dengan bangunan yang telah dibangun Oleh PLTU 9-10 untuk pembuangan drainase yang bagus agar tidak ada lagi genangan air di PT PLTU 9-10,”katanya.
“Jadi intinya bahwa banjir tadi akibat pembangunan dari proyek di PT PLTU 9-10,”Ujarnya.
“Kalau menurut kami melihat dijaman dulu itu begitu, dan bahkan pasti perusahaan PLTU 9-10 yang akan melakukan Langkah-langkah untuk mitigasi didalam penangan banjir agar tidak terjadi kembali banjir. Apa lagi dia tidak mengetahui kontur tanah yang kurang bagus. Maka kami yakin besok juga akan di evaluasi Oleh Pihak PLTU diKota Cilegon,”Menurutnya.
Nikmatullah berharap, Kepada PLTU Suralaya 9-10 untuk segera di evaluasi dalam proyek pembangunan PLTU 9-10 Suralaya yang akibatkan terjadinya banjir karena kurangnya resapan air.
Jadi BPBD kota Cilegon ini akan terkait drainase fasilitas, Mudah-mudahan dan meskipun proyek sedang berjalan tetapi hak air itu diberikan,”Katanya.

