METROPOSTNews | Lebak – Jelajah air terjun (Curug -red) adalah kegiatan menelusuri aliran sungai yang menghubungkan antara satu air terjun dengan air terjun lainnya untuk sebuah kegiatan rekreasi. Aktivitas jelajah air terjun tergolong dalam katagori wisata minat khusus berbasis petualangan (adventure tourism), diperuntukan bagi yang memiliki kecenderungan minat, tujuan dan motivasi petualangan, penjelajahan hutan dan air terjun sebagai pemenuhan atas kebutuhan akan sensasi dan minat wisatawan dalam berwisata.
Biasanya, jelajah air terjun dilakukan dalam kawasan hutan dengan aliran sungai yang masih bersih serta alami dan memiliki lingkungan yang eksotis. Aktivitas penjelajahan bukan sebatas hanya untuk merasakan kesegaran aliran air sungai yang mengalir dari satu air terjun ke air terjun lainnya, namun keindahan dan suasana lingkungan yang dihadirkan akan membuat seseorang lebih rileks dan menyenangkan.

Ketua panitia Asaks’95 Ngelantour Jelajah Curug Cikumpay, Yustono mengatakan, penjelajahan di awal tahun 2023, pihaknya mengajak teman-teman yang tergabung di Asaks’95 Ngelantour untuk mengeksplore keindahan Curug Cikumpay yang berada di Desa Maraya, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.
Masih kata Yustono, banyak orang yang tidak tahu ada surga yang belum terjamah banyak orang. Salah satu surga terindah yang ada di Kabupaten Lebak, Curug Cikumpay,
“Saya sendiri belum pernah mengunjungi Curug Cikumpay, akses jalan yang masih jelek menjadi salah satu alasan, tetapi berkunjung ke Kampung Kumpay sudah beberapa kali dilakukan, itupun hanya sekedar main ingin melihat keindahan alam,” kata Yustono saat ditemui wartawan di lokasi Curug Cikumpay, Minggu (15/01/2023)
Sementara itu, salah seorang peserta Asaks’95 Ngelantour Jelajah Curug Cikumpay, Mashur Sudrajat yang akrab dipanggil Jhon Martel dari Serang, Banten menuturkan, sepanjang jalan menuju lokasi curug ini, pengunjung (wisatawan -red) akan disuguhi pemandangan alam yang indah dan sejuk, masyarakat yang ramah tamah. Namun sayangnya jalan ke lokasi Curug Cikumpay belum dibenahi dan ditata, padahal Curug Cikumpay tersebut menjadi alternatif sebagai salah satu potensi tempat wisata alam yang belum tergali.
“Curug Cikumpay ini memiliki pesona natural dengan pemandangan alamnya yang sangat indah dan jarak tempuh juga dekat, jadi kita tidak terlalu lelah saat ingin ke lokasi. Namun disisi lain, meski banyak dikunjungi pengunjung dari luar atau masyarakat setempat, namun lokasi yang memiliki potensi wisata yang satu ini masih belum terkelola dengan baik, karena itu Curug Cikumpay ini memerlukan pembenahan dan sebuah penataan yang harus maksimal, agar nantinya juga bisa dikelola dengan baik, agar berdampak kepada kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat,” tutur Jhon kepada wartawan. (Ajat)
