Metropostnews.com – Awal tertarik terjun ke dunia musik khususnya tarik suara adalah ketika kecil, Adrin
sudah biasa mendengarkan lagu-lagu dari kaset yang putar di tape oleh sang ayah.
“Bapak saya yang ngenalin The Beatles, BEEGEES, diawal saya SD lanjut berlanjut ke SMP mulai kenal sama QUEEN, DEEP PURPLE, GRAND FUNK, THE WHO, LED ZEPPELIN, E.L.P, dan lain-lain” kata Adrin.
Saat SMA ada teman sekelas Adrin yang cukup baik sebagai gitaris, dan bersama rekan sekolahnya mereka sering tampil di bebagai kesempatan.
“kelas tiga SMA saya diajak untuk menjadi vokalis di band SMA saya. Walaupun skill suara pas-pas’san tetap maju trus” tambahnya.
Disini Adrin memulai segalanya dengan band bergenre Metal dia mulai menemukan jiwa dalam bermusiknya.
“Melalui genre metal ini Teknik vocal pun gerak cepat saya pelajari dan akhirnya bisa juga secara otodidak” ungkapnya.
Kini Adrin memiliki sebuah band yaitu Slaughterion dengan genre Death Metal berdiri pada tahun 2013.
Berikut beberapa band yang pernah Adrin ikuti :
1995 Homicide, 1996 aaarghh, 1998 Ordoth, 1999 godzilla, 2003 infected tendence, 2003 perpetual disharmony, 2003 burial corpse, 2013 slaughterion, 2014 Deformation, 2015 necrology, 2019 soul sick, 2020 skull head.
Kecintaan nya dalam bermusik sangat didukung mulai dari orang tua dan keluarga.
“karena kalau gak ada support dari keluarga dan sekitarnya berarti kagak jalan dan kagak direstui.
Menurut saya hidup saya ini kurang hidup aja kalau enggak ngeband” tutup Adrin. ***
