METROPOSTNews.com | Ciamis – Berbagai cara dapat dilakukan oleh seseorang untuk membantu memajukan daerahnya. Salah satunya adalah menjadi kepala desa.
Untuk membantu daerahnya semakin maju,sejahtera, dan beragama dengan baik,seorang kepala desa di Kecamatan Tambaksari,tepatnya desa Kadupandak ,Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, yang dengan suka rela menghabiskan waktunya tanpa batas dalam melayani masyarakat, bahkan sampai urusan yang diluar tugasnya sebagai kepala desa pun ia laksanakan dengan ikhlas.
Demi menutupi kebutuhan dalam menjalankan tugasnya sebagai kepala desa, beliau bahkan rela beternak ayam petelur dan 2 ekor sapi yang dalam kepengurusan ia lakukan sendiri saat tak ada keperluan masyarakat. Misalnya pagi-pagi sebelum berangkat kerjanya ia membiasakan memberi pakan ayam dan menyabit rumput sendiri. Dan sore hari ia lakukan hal yang sama, sebelum malam harinya ia harus hadir di pengajian atau acara-acara warga yang lainnya seperti hajatan.
Sosok itu adalah Sujana, Kepala Desa Kadupandak, laki-laki bersahaja yang jauh dari kata gaya hidup glamour. Laki-laki paruh baya yang sebelum jadi kepala desa sudah banyak membantu warga desanya dalam menyelesaikan urusan administrasi dan hal-hal lainnya.
Menurut penuturan Sujana, upaya membantu warga tersebut, sudah dilakukannya sejak lama, dimana warga desanya sering meminta tolong diuruskan masalah KTP,KK perizinan dan lain-lain. Dan setelah jadi kepala desa aktifitas itu masih ia lakukan tanpa berharap apapun. Bahkan di beberapa kesempatan di tas nya selalu ada stempel kemana pun ia pergi. Hal ini bertujuan agar memudahkan ketika ia berkeliling desa atau sedang tidak ada dikantor dan ada wargannya yang membutuhkan stempel dan tanda tangan. Bagi dia pelayanan bisa kapan pun dan dimana pun.
“Ini untuk membantu warga saya agar segala urusannya mudah sebagai bentuk pengabdian saya kepada desa Kadupandak ini,” ungkap Sujana, Minggu (13/11/2022) dalam obrolan santai via chat dengan metropost.
Sujana berharap dengan peran dan pelayanan yang tak mengenal batas waktu serta kemandirian ekonomi, dia bisa memajukan desa Kadupandak lebih mandiri dan sejahtera.
Sebagai kepala desa ia juga berjuang mewujudkan program-program pemerintah lainnya dengan tidak memberi beban kepada masyarakat. Salah satu contohnya dia menerapkan program PTSL dengan biaya yang jauh lebih ringan dibanding desa sebelahnya. Hal ini dilakukan agar warganya bisa mendapatkan legalitas tanah dengan biaya sangat ringan.
Salah seorang warga bernama Sumiati (35th) bahkan merasa berterima kasih kepadanya, sebagai guru honorer dia telah diperjuangkan mendapatkan bantuan operasional dari lembaga filantropi. Namun ketika ingin diberi uang rokok dia menolak secara halus.
“Senang dapat diperjuangkan dapat bantuan operasioanal,merasa diperhatikan saja”, kata Sumiati.
Ia berharap, upaya kepala desa untuk membantu warga dalam segala hal, agar diteruskan karena sangat bermanfaat bagi warga Desa Kadupandak.
Desa Kadupandak merupakan wilayah di bagian paling timur Kabuapaten Ciamis jawa barat berbatasan dengan provinsi Jawa Tengah. Dengan kondisi alam yang rawan bencana dan jauh dari pusat kota, ini membuat kepala Desa harus kerja lebih keras.

