Metropostnews.com /Ciamis – Heboh video porno adegan intim dua oknum guru di Ciamis sampai kini masih jadi pembicaraan umum. Hingga Senin 1 Agustus kemarin, polisi masih mengumpulkan bukti dan meminta keterangan para saksi. Menurut informasi, Polres Ciamis sendiri telah memeriksa enam orang saksi dan kasusnya masih dalam penyelidikan.
Kapolres Ciamis AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro kepada wartawan mengakui, pihaknya terus melakuan pendalaman terutama tentang motivasi pelaku menyebar konten video porno dirinya dan pasangannya yang sesama guru dan sama-sama telah berumah tangga ini.
Penyebar atau pengunggah video tersebut adalah K (51) sendiri si pemeran laki-laki dalam video tersebut yang tercatat sebagai seorang guru Pegawai Negeri Sipil (PNS), sedangkan wanitanya berinisial LI (42) berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Tetapi sejak video beredar, K dikabarkan menghilang diduga melarikan diri. Ia diduga yang kali pertama menyebarkan video tersebut melalui media sosial WhatsApp (WA) hingga akhirnya menghebohkan masyarakat dan membuat polisi turun tangan.
Menurut keterangan, video tersebut sebenarnya telah dibuat lima tahun yang lalu ketika keduanya K dan Li sama-sama mengajar di sebuah SD di daerah Kecamatan Sukadana, Kabupaten Ciamis. LI, sendiri mengakui sebagai pemeran wanita dalam video itu. Tapi katanya, yang menyebarkannya adalah K sebagai lawan mainnya dalam video hubungan intim mereka.
Sementara itu Kapolres Ciamis saat ditemui wartawan di Pendopo Ciamis, Jumat (29/7/2022) lalu juga menambahkan, untuk penanganannya sudah dalam tahap pemeriksaan saksi. Pemeriksaan dilakukan untuk melengkapi alat bukti dalam menyelesaikan laporan tersebut.
Sedangkan Kasi Humas Polres Ciamis Iptu Magdalena saat dijumpai wartawan juga menambahkan, sampai saat ini baru enam orang diperiksa. Di antara yang diperiksa adalah pelapornya Li dan Ketua PGRI Kecamatan Sukadana.
Magdalena juga menyebut pemeran laki-laki dalam video tersebut melarikan diri. Hingga kini, motif tujuan dan maksud K mengunggah video dan foto syur LI ini belum diketahui karena K masih dicari. Sedangkan LI si pemeran wanita dalam video tersebut telah mengakui adanya kejadian tersebut. Ia menyangkal dirinya menyimpan file videonya. Tapi kata LI, kejadian tersebut berlangsung lima tahun lalu.
Hingga kini K taib entah kemana. Bahkan dengan keluarganya juga sudah hilang kontak sejak Senin (11/7/2022). Begitu juga, K belum memenuhi panggilan Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis atas adanya video yang diunggah di grup WhatsApp PGRI.
Pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis menyebut, perbuatan K merupakan perbuatan indisiplin dengan sanksi teguran berat. Tak hanya berbuat tak senonoh dan mengunggah di medsos, juga karena tidak pernah memenuhi tugasnya sebagai PNS.
Akan halnya LI pemeran perempuan, ia juga enggan masuk ke sekolah untuk mengajar sebagai buntut beredarnya video mesum dirinya dan KA viral. Hingga kini LI sepertinya merasa berat datang ke sekolah untuk mengajar.**


