Metropostnews.com /Swiss – Ridwan Kamil kembali menulis curahan hatinya di Facebook (FB) . Ia menyebut, Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril jasadnya ditemukan oleh seorang guru Sekolah Dasar (SD) bernama Geraldine Beldi. Kang Emil sapaan akrab Ridwan Kamil, berupaya menemui sang guru tersebut untuk menyampaikan terima kasih.
Lewat FB Gubernur Jawa Barat itu menuturkan kisahnya sebagai berikut:
Mrs. Geraldine Beldi namanya,

Seorang guru SD yang menemukan jenazah Eril di Sungai Aare, saat ia sedang berjalan pagi menuju tempatnya mengajar.
Ia langsung menelpon polisi dan akhirnya jenazah Eril bisa diangkat dan diselamatkan dengan baik.
“Mohon Carikan ibu guru itu,” itu arahan saya ke tim di Bern. “Saya berkewajiban menghaturkan terima kasih, sebelum pulang ke tanah air”.
Alhamdulillah, menunggu selesai ia mengajar, jam 11 tadi kami bertemu dan saya haturkan rasa terima kasih saya.
“Kami warga Kota Bern, tahu semua tentang berita Eril. Dan saya pun punya 2 anak. Jadi saya tiap jalan kaki, selalu melihat ke arah sungai Aare. Dan ternyata saya yang menemukannya. Turut berduka cita ya Pak”.
“Ibu Geraldine kalo ingin berlibur ke Indonesia, tolong kabari saya ya. Nanti semuanya saya yg urus sebagai rasa terima kasih kami”. Kira-kira begitu perbincangannya.
Eril ke sini niatnya mau belajar, akhirnya takdirnya diselamatkan oleh seorang guru pengajar yang baik hati dan sederhana. Danke Mrs. Geraldine Beldi . Hatur Nuhun . Terima Kasih.
Mengapa jasad Eril utuh?
Melalui Instagram (IG). Kang Emil juga menjelaskan bahwa, putra sulungnya Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril jasadnya bisa utuh tanpa rusak.
Penjelasan ilmiahnya, karena memang air Sungai Aare itu dingin sedingin kulkas. Wajar jika tubuh almarhum Emil tampak masih segar.
Bahkan Kang Emil masih bisa memandikan, mengelus dan mendekap putranya yang ia sebut tubuh putra kesayangannya itu wangi bagaikan wangi bunga Eucalyptus.
Menurut rencana, jenazah Eril segera diterbangkan ke tanah air, kalau tak ada perubahan, Minggu 12 Juni tiba di Bandara Soekarno-Hatta, dan Senin 13 Juni dimakamkan di Cimaung Banjaran.**
