METROPOSTNews.com | Indramayu – Kejadian mengenaskan menimpa keluarga Sarnoto, warga desa Tenajar kidul RT.25/05 Kec. Kertasemaya Kab.Indramayu.
Sarnoto merupakan bapak yang di tinggal isterinya bekerja di luar negri selama belasan tahun dan tidak pernah pulang. Sarnoto setiap harinya hidup serumah dengan almarhum, Odi wilantara (24) yang biasa di panggil Odi yang tergabung dengan komunitas anak Punk, memang sangat jarang sekali berkomunikasi.
Odi yang setiap kali pulang ke rumah langsung menyendiri dan menutup pintu di kamar, tidak menimbulkan rasa curiga Sarnoto. Hiingga pada Sabtu (9/04/2022) Pukul 7:00 WIB, Sarnoto mulai curiga dan mencium aroma busuk sangat menyengat. Barulah Sarnoto melihat kedalam kamar, dan melihat anaknya sudah tidak bernyawa dengan kondisi tergantung.
“Selama ini saya dan anak saya jarang berkomunikasi, kalau pulang langsung masuk kamar dan menutup kamar, dan ga pernah mau diberikan penerangan lampu di dalam kamarnya. Kira-kira setelah 3 hari tidak pernah terlihat, dan tercium aroma busuk yang sangat menyengat, baru saya mencoba melihat kedalam kamar anak saya, dan barulah ketahuan anak saya sudah tidak bernyawa dalam kondisi tergantung”, papar Sarnoto kepada awak media.
Ia menceritakan 3 hari sebelumnya, odi sempat mengatakan mau bekerja dan sudah berkemas pakaian yang katanya mau di jemput. Tapi hingga pagi yang dijadwalkan, tidak ada yang datang untuk menjemput.

Kapolsek Sukagumiwang AKP H. Amizar, yang menerima laporan masyarakat atas kejadian tersebut langsung meninjau lokasi kejadian bersama tim INAFIS (Indonesia Automatic Finger print System) Polsek Sukagumiwang.
“Tadi pagi sekitar jam 7:30, ada masyarakat melaporkan ke kanit reskrim, terkait adanya kejadian tersebut, untuk motif dari kasus ini masih belum di ketahui dan akan di lakukan penyelidikan oleh team, apakah murni bunuh diri ataukah ada hal hal yang lain”, paparnya.
Sampai berita ini diterbitkan, pihak kepolisian Polsek Sukagumiwang masih mendalami motif kejadian tersebut.
(B. Ay)
